JAKARTA, AKURATNEWS – Dalam rangka mendukung pencalonan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), beberapa tokoh berpengaruh, termasuk KH Muhammad Thoifur Mawardi dari Purworejo, Jawa Tengah memberikan restu.
KH Thoifur Mawardi yang merupakan putra dari KH R Mawardi memberikan restu tersebut kepada duet capres-cawapres ini.
Di program Mata Najwa beberapa waktu lalu, Muhaimin menjelaskan, saat berhaji, ia dipanggil KH. Thoifur untuk bertemu di hotelnya. Saat pertemuan itu, KH Thoifur menyampaikan jika dirinya sudah melakukan istikhoroh.
“Jodohmu ada pada Anies. Camkan saja,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin menirukan ucapan KH Thoifur saat itu
Ia pun menganggap ucapan itu sebagai masukan yang penting.
“Saya hanya mendengarkan, dan hal itu membawa saya ke pemikiran yang lebih dalam hingga akhirnya kami bertemu,” ujar Cak Imin.
Anies Baswedan juga memiliki pengalaman serupa. Ketika ia sedang mengejar pesawat untuk kembali ke Jakarta di Bandara Juanda, Surabaya, KH Abdullah Munif dari PP Anwarul Maliki Sukorejo, Pasuruan datang untuk berbicara dengannya.
Gus Munif, panggilan akrab KH Abdullah Munif, menyampaikan pesan dari KH Thoifur, yang menginginkan agar Anies berpasangan dengan Muhaimin. Anies pun membalas, “Tolong sampaikan kepada KH Thoifur, mohon doanya.”
Dalam deklarasi resmi pasangan Anies-Muhaimin sebagai capres-cawapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 2 September 2023, Cak Imin juga membagikan pengalaman serupa saat ia dipanggil KH Kholil As’ad dari Situbondo, Jawa Timur pada 2021. KH Kholil As’ad berkata, “Muhaimin, kamu harus berpasangan dengan Anies Baswedan.”
Cak Imin mengakui bahwa saran dari para kyai ini didasarkan pada keyakinan spiritual mereka. Namun, dia juga mencoba mencocokkan saran tersebut dengan situasi politik. Meskipun sulit bagi Cak Imin untuk menerima saran ini karena keterlibatannya dalam koalisi pemerintah sementara Anies bersikap kritis terhadap pemerintah, akhirnya pasangan Anies-Muhaimin dideklarasikan sebagai capres-cawapres dalam upaya untuk perubahan dan persatuan pada tanggal 2 September 2023 di Surabaya, Jawa Timur. (NVR)
