SURABAYA, AKURATNEWS – Sebelum memulai ziarah ke Makam Sunan Ampe, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menghadiri acara ‘Halaqoh Pemikiran Politik Sunan Ampel’ di Surabaya, Dalam momen ini, Anies dan Cak Imin bergantian memberikan sambutan
Di awali Muhaimin, ia memuji Anies sebagai figur cerdas dan intelektual yang telah sukses selama menjabat Gubernur DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini secara khusus menyoroti prestasi Anies dalam membangun stadion standar internasional.
“Pak Anies adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang berhasil membangun stadion standar internasional,” ujar Cak Imin yang mendapat tepuk tangan meriah hadirin.
Ia merasa bahagia karena bisa bersama Anies di Makam Sunan Ampel, yang menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Tour de Wali Songo yang diselenggarakanPKB. Kedua politisi ini awalnya tidak merencanakan ziarah bersama di Surabaya, namun takdir membawa mereka bersama dalam Pilpres 2024.
“Tour de Wali Songo adalah acara yang sudah lama kami (PKB) lakukan. Awalnya, di baliho acara hanya ada gambar saya, tetapi sekarang ada foto Pak Anies,” ujarnya.
Anies pun memberikan tanggapannya terhadap pertemuan tak terduga dengan Cak Imin. Beliau menjelaskan bahwa ziarah ke Makam Sunan Ampel sudah direncanakan jauh-jauh hari, namun pertemuan mereka hari ini tidak pernah direncanakan sebelumnya. Anies menilai pertemuan ini adalah takdir yang diatur Allah.
Dalam momen tersebut, Anies juga memberikan pujian kepada Cak Imin. Menurutnya, Cak Imin adalah seorang politisi dan organisator yang sangat berpengalaman di Indonesia. Hal ini terbukti dari kepemimpinannya yang telah bertahan selama 18 tahun sebagai Ketua Umum DPP PKB.
“Mengemban tanggung jawab memimpin partai politik selama 18 tahun bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan stamina mental dan intelektual yang luar biasa,” ujar Anies.
Ziarah ke Makam Sunan Ampel oleh Anies dan Gus Imin juga dianggap sebagai bagian dari napak tilas dan penelusuran sejarah panjang dakwah Islam di Indonesia.
Selain keduanya, acara ziarah juga dihadiri oleh para petinggi PKB dan NasDem, termasuk Ahmad Ali dan Rajiv dari NasDem, serta Jazilul Fawaid dan Muhammad Hanif Dakhiri dari PKB. Anies dan Cak Imin bersama rombongan juga melakukan ziarah ke Makam Ketua Umum PBNU pertama, KH Hasan Gipo, yang memimpin pada 1926-1934. (NVR)
