JAKARTA, AKURATNEWS.co – Film horor dan laga ‘MARNI: The Story of Wewe Gombel’ hasil kerjasama SIEN Entertainment bersama RA Pictures, Legacy Pictures, A&Z Films dan JJ Global Group, segera hadir di bioskop tanah air.
Dalam Gala Premiere di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (21/6) yang dihadiri pemain, sutradara dan produser, termasuk deretan selebriti, dekorasi mewah namun tetap menyeramkan menghiasi seluruh area bioskop hingga menciptakan suasana mencekam yang selaras dengan tema film.
Penampilan Magic x Horror Action Film yang hadir menghibur tamu untuk kian menambah kesan mistis dan misterius suasana Gala Premiere ini.
Film ‘MARNI: The Story of Wewe Gombel’ ini adalah ide sang produser, Fransen Susanto yang meramunya dengan perpaduan horor mencekam dengan adegan action yang memukau.
Bekerjasama dengan Billy Christian sebagai sutradara dan Uwais Team besutan Iko Uwais sebagai pengarah action di film ini, Fransen memberikan sebuah standar tinggi untuk genre horor action di Indonesia.
“Saat ini Uwais Team adalah tim koreo fighting terbaik di Indonesia dan untuk menghasilkan karya terbaik, kita harus memakai orang-orang terbaik di bidangnya.” ujar Fransen di sela Gala Premiere.
Ditambahkan Billy, tantangan dalam menyutradarai film ini ada di koreo fighting yang masih belum banyak di eksplore sineas film Indonesia, dimana sebelumnya sosok hantu hanya digambarkan statis sedangkan di film ini sosok hantunya menunjukkan gerakan yang sangat dinamis, yaitu melakukan koreo fighting yang diperankan mereka sendiri.
“Ini horor ada perbedaan, tidak hanya fighting dan stylish tapi ada sedikit style yang harus diperhatikan. Kita ingin membagi chemistry dalam film horor ini sedikitnya memberikan warna yang berbeda dari segi action dan lebih ke thriller-nya,” terang Billy.
Sejumlah aktor berperan dalam film ini, diantaranya Ismi Melinda, Ilannah Al Rashid, Amanda Rigby, Athar Barakbah, Reza Hilman, Frislly Herlind, Shareefa Dhaanis, Mathias Muchus, Djenar Maesa Ayu, Roy Marten dan Voland Humonggio.
“Film horor ini tidak hanya memberikan pengalaman menyeramkan tapi juga mempunyai pesan yang sangat kuat terhadap feminisme, keluarga dan tantangan seorang single parent yang berjuang menjaga keutuhan keluarganya,” kata salah satu pemeran, Hannah Al Rashid.
Sedangkan Ismi Melinda yang menjadi Marni mengaku perlu mempersiapkan diri guna adegan-adegan aksi di film ini.
“Selain latihan rutin, latihan saat workshop yang diadakan SHEN Entertainment, aku juga latihan di rumah, terlebih latihan flexibility tubuh, karena di sini banyak adegan fighting yang mengharuskan badanku flexible untuk fight dengan lawan mainku. Dan aku juga terbantu oleh Uwais Team yang sangat professional dan sangat well prepared dalam mempersiapkan tiap scene fighting,” ujar Ismi.
Film ini sendiri akan tayang di bioskop serentak 27 Juni 2024 di seluruh bioskop di Indonesia. (NVR)
