JAKARTA, AKURATNEWS.co  — Waktu antara adzan dan iqamah ternyata termasuk salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Sayangnya, banyak jamaah yang melewatkannya karena sibuk atau belum tahu keutamaannya.

Dalil Keutamaannya terdapat di Hadis dari Anas bin Malik RA menyebutkan:

“Doa tidak ditolak antara adzan dan iqamah. Maka berdoalah kalian kepada Allah.” HR. At-Tirmidzi.

Oleh sebab itu, mayoritas ulama menghukumi berdoa di waktu ini sebagai mustahabb atau sangat dianjurkan, meski tidak wajib.

Tidak ada lafaz khusus yang wajib dibaca. Ulama menganjurkan memperbanyak dzikir dan doa dari Al-Qur’an maupun doa hajat pribadi dengan khusyuk.

Beberapa amalan yang biasa dibaca adalah do’a keselamatan dunia akhirat
“Allahumma inni as’aluka al-‘afiyah fid-dunya wal-akhirah”,  Artinya: Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat.

Dzikir ringan seperti Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu juga bisa dilakukan.

Kemudian bisa juga memanjatkan do’a pribadi seperti memohon ampun, rezeki, kesehatan, jodoh, atau hajat lain sesuai kebutuhan masing-masing.

Mengamalkan menjawab adzan dan membaca doa setelah adzan, manfaatkan jeda 5–10 menit sebelum iqamah untuk berdoa, merupakan amalan yang sangat baik.

Setelah Adzan berkumandang, bisa juga dimanfaatkan untuk shalat sunnah qabliyah sambil berdoa di sujud terakhir./Ib.

By Editor1