JAKARTA, AKURATNEWS.co – Sebagai pelopor dalam pendidikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) di Indonesia, BINUS University terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak talenta digital berkualitas.
Melalui berbagai program inovatif, BINUS berperan aktif dalam mempercepat transformasi digital dan membangun generasi yang dekat dengan teknologi AI.
Dalam upaya memperluas literasi AI, BINUS University menggandeng Microsoft untuk menghadirkan program elevAIte Indonesia yang bertujuan meningkatkan keterampilan digital masyarakat.
Program ini resmi diperkenalkan dalam sebuah acara di Auditorium Lt. 4 Anggrek Campus, BINUS @Kemanggisan.
Sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia, BINUS University telah mengimplementasikan metode pembelajaran berbasis AI yang lebih adaptif dan personal.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga memperkuat posisi BINUS sebagai institusi yang mendukung transformasi digital.
Melalui gerakan #JadiGenerasiAI, BINUS turut mengembangkan solusi berbasis AI yang memberikan dampak luas bagi sektor kesehatan, pendidikan, dan industri kreatif.
Menurut Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., pendidikan AI menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing.
“Kami percaya bahwa kecerdasan buatan adalah bagian penting dari masa depan. Komitmen BINUS University adalah memastikan bahwa mahasiswa dan masyarakat luas memiliki akses ke pendidikan AI yang berkualitas. Dengan implementasi AI dalam berbagai aspek pembelajaran dan program pemberdayaan, kami berharap dapat mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global,” ujar Dr. Nelly di Jakarta, Senin (17/3).
Sebagai bagian dari visi BINUS 2035, universitas ini juga telah menerapkan platform edutech GreatNusa, yang berfokus pada upskilling dan reskilling tenaga kerja.
Dengan teknologi AI, GreatNusa mendorong daya saing individu dan memberdayakan masyarakat dengan keterampilan AI tingkat lanjut.
Kolaborasi BINUS University dengan Microsoft dalam program elevAIte Indonesia menargetkan 100.000 generasi muda untuk menjadi pemimpin di era digital.
Program ini dirancang untuk memastikan bahwa keterampilan AI tidak hanya dikuasai individu dengan latar belakang teknologi, tetapi juga oleh mereka yang ingin berkontribusi dalam ekonomi digital masa depan.
Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir menambahkan, institusi pendidikan memiliki peran besar dalam membangun ekosistem AI yang kuat di Indonesia.
“Melalui elevAIte Indonesia, kami berharap dapat menyediakan kurikulum yang inklusif dan pelatihan yang relevan. AI bukan hanya untuk mereka yang memiliki latar belakang teknologi, tetapi juga untuk semua individu yang ingin berkontribusi dalam ekonomi digital ini,” ujar Dharma.
Dengan penguasaan AI sebagai salah satu kunci dalam visi Indonesia Emas 2045, BINUS University dan Microsoft berkomitmen terus mengembangkan ekosistem digital yang mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta teknologi global. (NVR)
