Bukan Cuma Berkemah! ‘PRAMUKA’ Bisa Hadapi Sindikat Penculik
JAKARTA, AKURATNEWS.co – Indonesia kedatangan film keluarga baru bertema kepramukaan. Alamanda Pictures bersama Kwarnas Gerakan Pramuka resmi meluncurkan film ‘PRAMUKA’
Saat Jumpa Pers dan Gala Premiere di Jakarta, Senin (20/7/2), dipaparkan jika film ini diusung sebagai film petualangan keluarga yang memadukan aksi, ketegangan, dan nilai-nilai Dasa Dharma. Tujuannya satu: memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui layar lebar.
Peluncuran dihadiri langsung Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso, Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Nugroho, jajaran pimpinan Kwarnas, Ketua Kwarda dan Kwarcab Jabodetabek, Produser Amanda Latief, Sutradara Alex Latief, serta para cast :PRAMUKA’.
Berbeda dari citra Pramuka yang identik dengan api unggun dan tali-temali, film ini membawa ceritanya ke level yang lebih tinggi dengan mengisahkan Panji, seorang anak 12 tahun dan regunya dalam sebuah perkemahan Penggalang.
Awalnya kegiatan Panji dan regunya biasa saja, namun berubah jadi petualangan hidup-mati ketika mereka tersesat di tengah hutan.
Di sanalah mereka tanpa sengaja menemukan persembunyian sindikat penculik anak. Dengan bekal keterampilan kepramukaan, kecerdikan, dan semangat gotong royong, Panji dan kawan-kawan harus menyelamatkan adik Panji yang diculik sekaligus membebaskan anak-anak lain.
“Melalui kisah petualangan anak-anak Pramuka, kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan merupakan bekal kehidupan yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata,” kata Produser Alamanda Pictures, Amanda Latief.
Menurutnya, film ini lahir dari keinginan menghadirkan tontonan keluarga yang tidak hanya seru, tapi juga berisi.
“Kami percaya sebuah film dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan,” tambahnya.
Ketua Kwarnas Budi Waseso memberikan apresiasi penuh pada langkah Alamanda Pictures. Baginya, film ini adalah media strategis di era digital untuk menanamkan nilai positif.
“Film Pramuka merupakan langkah yang patut kita dukung bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui media kreatif. Kami berharap film ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang menginspirasi,” ujar Budi Waseso.
Ia menekankan, film ini memperkenalkan wajah Gerakan Pramuka yang sesungguhnya.
“Bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan berkemah atau memakai seragam, melainkan proses pendidikan yang membentuk karakter, kepemimpinan, kecakapan hidup, kepedulian sosial, serta cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ucapnya.
Budi Waseso juga mengajak seluruh anggota Pramuka se-Indonesia untuk mendukung film ini agar pesan positifnya menjangkau masyarakat luas.
Peluncuran ‘PRAMUKA’ pun punya makna ganda. Film ini rilis bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjelang Jambore Nasional XII Tahun 2026 dengan tema Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan..
Tema itu selaras dengan semangat film yang menonjolkan kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial sebagai benang merah cerita.
Melalui kolaborasi dunia perfilman dan Gerakan Pramuka ini, kedua pihak berharap lahir lebih banyak karya kreatif yang bisa menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus memperkuat rasa cinta kebangsaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (NVR)
