JAKARTA, AKURATNEWS.co – Rider Tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP asal Spanyol David Almansa yang strat dari posisi 4 berhasil keluar sebagai Juara Moto3 dalam balapan yang berlangsung di sirkuit Siverstone, Inggris, pada Minggu (9/8/2026).
Almansa yang menggebaer motor KTM tampil sangat efektif untuk mengubah posisi start keempat menjadi kemenangan dengan catatan waktu 32 menit 45,262 detik. Alvaro Carpe mengamankan posisi kedua dengan selisih 0,701 detik, sedangkan Valentin Perrone memastikan tempat terakhir di podium setelah finis hanya 0,991 detik di belakang Almansa.
Veda Ega Finish ke-9
Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama yang memulai balapan dari posisi 16, mampu finis di posisi kesembilan setelah berjuang keras hingga mampu menembus posisi tujuh pada fase akhir perlombaan.
Balapan Moto3 Inggris berlangsung selama 15 putaran. David Almansa memimpin jalannya perlombaan pada awal balapan, diikuti Alvaro Carpe dan Adrian Cruces.
Memasuki putaran kedua, persaingan di barisan depan mulai berubah. Joel Esteban berhasil menyalip Hakim Danish, sementara Brian Uriarte merebut posisi kedua dari Alvaro Carpe.
Pada putaran ketiga, Uriarte berhasil mengambil alih posisi pertama dari Almansa. Adrian Cruces kemudian berada di posisi ketiga, disusul Valentin Perrone, sedangkan Veda masih bertahan di urutan ke-10.
Pada putaran kelima, Veda sempat turun ke posisi ke-12 setelah disalip Eddie O’Shea. Namun, pembalap Indonesia itu segera membalas dan kembali naik ke urutan ke-11.
Memasuki putaran keenam, Adrian Cruces dan Hakim Danish mengalami insiden di antara Tikungan 16 dan 17. Veda memanfaatkan situasi tersebut untuk terus memperbaiki posisinya.
Veda Ega Pratama kemudian berhasil merangkak naik ke posisi kedelapan. Pada saat bersamaan, insiden kembali terjadi ketika Scott Ogden terpelanting di Tikungan 18 sehingga bendera kuning dikibarkan marshal.
Memasuki putaran kedelapan, Veda kembali menunjukkan kecepatannya. Ia naik ke posisi ketujuh setelah menyalip Marco Bertelle dan mulai membidik pembalap di posisi enam besar.
Namun, posisi tersebut tidak bertahan lama. Veda Ega Pratama kembali merosot ke urutan ke-13 setelah disalip Marco Bertelle, Ryusei Yamanaka, Eddie O’Shea, Rico Salmela, Joel Kelso, dan Cormac Buchanan.
Veda tidak menyerah dan kembali memperbaiki posisinya. Ia naik ke urutan ke-12 setelah melewati Cormac Buchanan, kemudian menyalip Joel Kelso untuk menempati posisi ke-11 pada putaran kesembilan.
Pada fase tersebut, jarak antarpembalap mulai terbentuk. Jarak antara posisi keenam dan ketujuh tercatat mencapai 5,529 detik.
Veda Ega Pratama kemudian kembali naik ke posisi ke-10 setelah menyalip Ryusei Yamanaka. Ia sempat menempati posisi kesembilan sebelum kembali turun ke urutan ke-10, dengan Eddie O’Shea berada satu tingkat di atasnya.
Memasuki empat putaran terakhir, Almansa masih memimpin. Ia sempat unggul 0,351 detik atas Uriarte yang berada di posisi kedua, sementara Carpe menempati urutan ketiga dan Adrian Fernandez keempat.
Saat tersisa dua putaran, Veda Ega Pratama berhasil naik ke posisi ke-11. Ia kemudian kembali menembus posisi ke-10 setelah menyalip Marco Bertelle.
Drama terjadi pada putaran terakhir. Brian Uriarte mengalami insiden di tikungan 6 sehingga posisi Veda Ega Pratama sempat terdongkrak ke urutan ketujuh.
Namun, Veda Ega Pratama kembali kehilangan posisi setelah disalip Rico Salmela dan Eddie O’Shea. Hingga bendera finis dikibarkan, Veda Ega Pratama harus puas menyelesaikan balapan Moto3 Inggris di posisi kesembilan./Ib.
