MAKASSAR, AKURATNEWS – Saat menjadi pembicara tunggal dalam diskusi bertajuk ‘Unhas Indonesian’s Leaders Talk Anies Baswedan’ di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Minggu (24/9), capres Koalisi Perubahan, Aanies Baswedan menyebut, saat ini kampus semakin membuka diri dan memfasilitasi calon pemimpin berdiskusi.
“Sudah saatnya kampus menjadi yang terdepan dalam menyampaikan gagasan,” tegas Anies yang disambut tepuk tangan mahasiswa yang memadati Aula Baruga A.P. Pettarani, Unhas.
Karena itu, dia berharap pihak Unhas berperan lebih besar untuk prekonomian Indonesia timur yang lebih baik.
“Kampus diharapkan menjadi penjaga arah republik ini,” kata mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta ini .
Anies pun berharap mahasiswa menjadikan diskusi sebagai referensi dalam mengikuti setiap proses politik baik pilkada, pileg, maupun pilpres. Mahasiswa harus cerdas dalam melakukan pembandingan terhadap para calon sebelum menentukan pilihan politik.
“Bandingkan rekam karyanya, bandingkan rekam gagasannya, bandingkan rekam prestasinya, Anda berikan analisa terhadap rekam-rekam itu semua, dan dari situ kemudian Anda tentukan pilihan,” tutur Anies.
Dalam diskusi tersebut Anies juga menyampaikan gagasannya tentang ‘Satu Indonesia Satu Ekonomi’. Menurutnya, jika dulu para pendiri bangsa memperjuangkan gagasan satu bahasa, satu nusa, dan satu bangsa, maka tugas generasi sekarang adalah memperjuangkan satu Indonesia, satu ekonomi.
“Artinya setiap keluarga harus bisa memenuhi kebutuhan pokok, bisa menabung, bisa merencanakan masa depan,” jelas Anies.
Ia pun menjelaskan lebih jauh tentang gagasan Satu Indonesia Satu Ekonomi’ ini. Menurutnya, syarat terwujudnya gagasan itu ketika masyarakat mendapat akses setara di bidang kesehatan dan pendidikan, setara di mata hukum, dan lapangan pekerjaan terfasilitasi dengan baik.
“Dimana pun warga Indonesia tinggal maka di situ ekonominya bisa didapatkan. Ekonominya setara. Selama kita belum memiliki kesetaraan ekonomi, maka satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, itu belum cukup,” papar Anies.
Dalam kesempatan ini, Anies juga mengaku senang bisa kembali ke Unhas setelah kali terakhir pada 2010 silam. Bedanya kedatangannya kali ini untuk menyampaikan gagasan sebagai capres tentang Indonesia masa depan.
Dia menyebut datang ke kampus sebagai learning journey yang mendatangkan ilmu dan pengalaman. langsung membanjiri ruangan dengan tepuk tangan sesaat setelah Anies menginjakkan kaki di atas panggung diskusi. (NVR)