JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dalam rangka kesiagaan pasokan listrik saat pengundian nomor urut calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Selasa (14/11) lalu di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus memantau suplai listrik lewat monitoring digital terpusat yang berada di ‘Distribution Control Center’ Jakarta.

Pemantauan ini dilakukan petugas lewat ‘remote’ pasokan listrik jarak jauh di DCC. Dan tak hanya melakukan pemantauan secara digital, PLN UID Jakarta Raya juga menggunakan ‘Automatic Change Over’ (ACO) pada jaringan Tegangan Menengah (TM) dan Tegangan Rendah (TR). Melalui ACO ini, pasokan listrik otomatis akan berpindah ke cadangan apabila supali utama mengalami gangguan.

Untuk pasokan listriknya, PLN menyiapkan tiga lapis dan menyiagakan ‘Uninterruptible Power Supply’ (UPS) dengan kapasitas 300 kVA.

Dijelaskan General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, pihaknya siap memberikan pasokan listrik yang andal untuk KPU, terlebih saat masa Pemilu ini.

“KPU menjadi salah satu lokasi penting dalam menyukseskan terselenggaranya Pemilu 2024 mendatang, karena itu pasokan listriknya kami pastikan terjaga, pemantauan dilakukan dengan real time,” jelas Lasiran, Kamis (16/11).

KPU Pusat saat ini disuplai PLN dengan daya terpasang sebesar 555 kVA. Ke depannya KPU Pusat direncanakan juga akan menjadi salah satu lokasi debat capres dan cawapres 2024. (NVR)

By Editor1