JAKARTA, AKURATNEWS.co – Donasi kemanusiaan untuk Palestina dari Danone Indonesia disalurkan via Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Donasi ini berjumlah Rp500 juta ini diserahkan secara simbolis di Gedung BAZNAS, Jakarta, Jumat (24/11).
Donasi ini, seperti dijelaskan Sustainability Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, berdasarkan keprihatinannya atas bencana kemanusiaan yang terjadi terhadap rakyat Palestina di Gaza.
“Kami merasa prihatin dan berupaya mendukung semaksimal mungkin dan semoga dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Karyoto.
Ia menjelaskan, donasi ini berasal dari karyawan Danone Indonesia yang berjumlah 13 ribu orang. Penggalangan dana dilakukan karyawan muslim Danone yang tergabung dalam Karyawan Muslim Aqua (Karisma)
“Donasi kita kumpulkan dari beberapa waktu yang lalu yang Insha Allah masih akan terus dikumpulkan teman-teman Karisma. Kami berharap ke depan akan terkumpul lagi donasi dari karyawan dan juga dari Danone Indonesia,” jelas Wibowo.
Di kesempatan ini, Karyanto juga memberikan klarifikasi jika Danone Indonesia tidak terafiliasi dengan Israel. Danone Indonesia, dikatakannya, adalah perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia.
“Produk-produk kita itu lahir di Indonesia dan memberikan kontribusi untuk akses hidrasi maupun nutrisi untuk masyarajat Indonesia. Insha Allah, produk kita halal dan tidak terafiliasi dengan Israel,” kata Karyanto.
“Kita tidak beroprasi di sana, kita tidak punya kantor di sana, tidak ada karyawan di sana dan memang kita berfokus untuk memberikan produk yang sehat, nutrisi yang sehat untuk amsyarakat Indonesia,” jelas Wibowo.
Untuk diketahui, Danone menjadi salah satu perusahaan yang produknya diboikot karena diduga terafiliasi dengan Israel. Produsen makanan dan minuman asal Prancis itu dituding menjadi salah satu penyumbang dana Israel melakukan genosida di Palestina.
Di kesempatan ini, Wakil Ketua BAZNAS, Mo Mahdum memastikan bantuan ini akan sampai ke rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina melalui BAZNAS akan amanah.
Penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina oleh BAZNAS, jelas Mahdum menggunakan tiga jalur, yakni melalui pemerintah Indonesia, lalu melalui kerja sama dengan lembaga resmi di Mesir seperti Bulan Sabit Merah Mesir, Bayt Zakat dan Sedekah Mesir dan Mishr Al-Kheir. Dan ketiga, melalui kerja sama denngan lembaga swadaya dan kemanusiaan resmi di Palestina, seperti The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).
Sejauh ini, BAZNAS telah menyalurkan bantuan kemanusiaan Palestina sebanyak dua tahap dengan nilai sekitar Rp100 miliar melalui pemerintah yang sebelumnya dilepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga lewat kapal yang difasilitasi TNI Angkatan Laut. (NVR)
