Dua Tahun Prabowo-Gibran, Komunitas Melek Politik Bagi-bagi Buku dan Tampung Curhat Rakyat

0
IMG-20261017-WA0031

JAKARTA, AKURATNEWS.co – Menyambut dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik mencoba menyerap curhat, aspirasi, kritik dan masukan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemerintah sambil bagi-bagi buku bertajuk ‘Presiden Solusi dan ‘Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045’ di Taman Ayodya, Blok M, Sabtu (17/10).

Hasil kegiatan ini rencananya dihimpun dan disampaikan kepada tim Presiden sebagai bahan evaluasi kebijakan.

Dijelaskan Perwakilan Komunitas Melek Politik, Agustini Rima, kegiatan ini digelar untuk mengetahui secara langsung bagaimana masyarakat menilai kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk sejauh mana program-program yang telah dicanangkan pemerintah memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga.

Ditambahkan Agustini, evaluasi tidak cukup hanya didasarkan pada perencanaan dan pelaksanaan program di tingkat pemerintah.

Pengalaman masyarakat sebagai penerima manfaat juga perlu menjadi pertimbangan dalam menilai efektivitas kebijakan.

“Kami ingin melihat bagaimana ketertarikan warga sekitar terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami ingin tahu apa yang ingin disampaikan masyarakat kepada Presiden terkait kinerja beliau selama dua tahun kepemimpinan,” kata Agustini.

Ia menjelaskan, sejumlah program pemerintah yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), KDKMP, Sekolah Rakyat, serta program penguatan ekonomi desa yang dalam transkrip disebut sebagai Popdes.

Program-program tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Namun, menurut Agustini, pelaksanaan program berskala besar tetap membutuhkan evaluasi agar berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi dan diperbaiki.

“Kami ingin mengetahui apakah program-program yang sudah dicanangkan Presiden benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami juga ingin mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki agar program-program tersebut dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Agustini menegaskan, kegiatan ini tidak dimaksudkan semata-mata untuk menghimpun pandangan yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Komunitas Melek Politik juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki kritik terhadap kebijakan maupun pelaksanaan program pemerintah.

Aspirasi yang beragam diperlukan untuk memperoleh gambaran lebih utuh mengenai respons publik terhadap kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.

Ia mengatakan, masyarakat perlu memiliki kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, keberatan, maupun saran perbaikan tanpa dibatasi perbedaan pandangan politik.

“Justru itu yang ingin kita lihat. Kami tidak hanya ingin menyasar orang-orang yang pro-pemerintah. Kami juga ingin melihat apakah masyarakat merasakan dampak dari program tersebut, termasuk saran dan kritik yang perlu ditampung,” kata Agustini.

Ia berharap, forum tersebut dapat menjadi ruang dialog yang mempertemukan pandangan masyarakat dengan agenda pemerintah. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya berisi penilaian positif, tetapi juga mencakup persoalan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Respons masyarakat dalam kegiatan tersebut cukup beragam. Sebagian menyampaikan pandangan positif, sementara sebagian lainnya mengemukakan kritik dan persoalan yang mereka hadapi.

Komunitas Melek Politik sendiri berencana mengompilasi berbagai masukan yang terkumpul untuk kemudian disampaikan kepada tim Presiden Prabowo Subianto dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam mengevaluasi program yang sedang berjalan sekaligus menyusun perbaikan ke depan.

“Kami ingin menyerap langsung isi pikiran masyarakat. Harapannya, hasil kegiatan ini bisa menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pemerintah untuk memperbaiki program-program kerjanya,” ujarnya.

Meski demikian, efektivitas kegiatan tersebut nantinya juga bergantung pada tindak lanjut atas aspirasi yang telah dihimpun, termasuk apakah masukan masyarakat dapat diteruskan kepada pihak terkait dan menjadi pertimbangan dalam perbaikan kebijakan.

Selain menghimpun aspirasi, Komunitas Melek Politik menginisiasi gerakan pembagian buku gratis kepada masyarakat sebagai upaya memperluas akses literasi politik dan wawasan kebangsaan lewat dua buku bertajuk ‘Presiden Solusi’ dan ‘Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045’.

Masyarakat dari berbagai kalangan diharapkan mengenal, membaca, dan mendiskusikan gagasan strategis mengenai kepemimpinan nasional serta arah pembangunan Indonesia.

Komunitas Melek Politik juga mendorong buku-buku tersebut menjadi bahan diskusi publik yang terbuka dan konstruktif. (NVR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *