Dua Tugas Nabi Muhammad SAW yang Tak Terpisahkan
JAKARTA, AKURATNEWS.co – Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT mulai dari Nabi Adam As hingga Nabi Muhammad SAW mempunyai tugas masing-masing.
Ada dua tugas Nabi Muhammad yang tidak boleh dan tak bisa di pisahkan yaitu:
- Menjaga Tauhid,
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْت
“Sungguh Kami telah mengutus rasul pada tiap umat untuk menyembah Allah dan menjauhi thaghut”
(QS. An-Nahl: 36)
- Nabi paling keras memerangi syirik karena tauhid adalah pondasi agama.
- Menyempurnakan Akhlak,
اِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”
(HR. Ahmad 8729 – Shahih).
- Misi Utama Nabi Muhammad SAW diutus untuk memperbaiki akhlak, melengkapi dan mengangkat derajat budi pekerti manusia ke tingkat yang paling luhur.
Contoh akhlak Nabi Saw dalam berdakwah dalam 3 kisah shahih penuh hikmah:
- Bermuamalah dengan Yahudi,
Nabi membeli gandum dan menggadaikan baju besi ke Yahudi.
(HR. Bukhari 2068).
Hikmah, Muamalah dunia dengan Yahudi boleh, selama tidak melanggar syariat. - Menerima Hadiah dari Raja Non-Muslim,
Nabi terima hadiah dari Muqauqis.
(HR. Bukhari 2615)
Hikmah: Menjaga hubungan baik bukan berarti ridha dengan kekufurannya. - Menjenguk Anak Yahudi,
Nabi jenguk anak Yahudi yang sakit, lalu ajak Islam dengan lembut.
(HR. Bukhari 1356)
“Allah tidak melarang berbuat baik kepada Non Nuslim yang tidak memerangi kita”
[QS. Al-Mumtahanah: 8]
Ulama berkata: “Tauhid tanpa akhlak jadi keras. Akhlak tanpa tauhid jadi kosong.”./Ib.
