JAKARTA, AKURATNEWS – Keharmonisan tiga partai koalisi yakni Nasdem, PKS, dan PKB, yang berlangsung di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (12/9) semakin terlihat.
Pertemuan ini memberikan jawaban atas rumor sebelumnya yang mengindikasikan potensi perpecahan dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan, terutama melibatkan PKS.
Dalam kesempatan tersebut, Anies mengungkapkan apresiasinya terhadap PKS sebagai mitra yang telah mendampinginya dalam membangun Jakarta dan membentuk koalisi Pilpres 2024 di tahun lalu.
“Kami telah berjalan bersama PKS selama waktu yang panjang. Semoga kolaborasi ini akan terus membuahkan hasil positif,” kata Anies.
Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 ini juga menyegarkan suasana dengan membawakan pantun di depan perwakilan PKS, Nasdem, dan PKB, yang membuat pertemuan semakin penuh keakraban.
“Kata bijak orang berilmu, buat pikiran tak pernah buntu. Kami datang membawa tamu, semoga PKS membuka pintu,” ujar Anies, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari Gus Imin dan para politisi lainnya.
Anies tak berhenti di situ, ia kembali membawakan pantun yang mencerminkan harapan dan keinginannya agar PKS tetap menjadi bagian integral dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
“Pakai baju warna biru, dikasih motif rupa-rupa. PKB memang teman baru, tapi PKS tak kan terlupa,” jelas Anies, yang membuat ruangan tempat pertemuan semakin riuh oleh tawa dan tepuk tangan.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, merasa senang dan bersyukur atas kehadiran Anies-Gus Imin beserta perwakilan dari PKB dan Nasdem di kantor PKS. Pertemuan ini semakin mempererat hubungan antara partai koalisi.
“Kita semakin erat dan semakin punya chemistry. Semoga dengan apa yang tergambar saat ini, koalisi ini akan mencapai hasil sesuai dengan harapan kita semua,” ungkap Ahmad Syaikhu.
Ahmad Syaikhu menegaskan bahwa hasil pertemuan antara Anies-Gus Imin dan perwakilan tiga partai koalisi akan segera disampaikan kepada Majelis Syuro PKS. Keputusan dari majelis tertinggi di DPP PKS ini akan diumumkan dalam waktu dekat.
“PKS tidak hanya mengucapkan sambutan hangat, tetapi juga berharap agar koalisi ini dapat mengatasi perpecahan di tengah masyarakat,” tambah Ahmad Syaikhu. (NVR)
