JAKARTA, AKURATNEWS.co – Bagi penderita gagal ginjal harus berhati-hati dalam memilih jenis buah yang dikonsumsi. Beberapa buah mengandung kadar kalium (potassium) dan fosfor yang tinggi, sehingga dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Lantas, apa saja buah yang tidak boleh dimakan penderita gagal ginjal? Mari ketahui buah-buahan yang sebaiknya dihindari oleh penderita gagal ginjal, serta alternatif buah yang lebih aman untuk dikonsumsi.
Ginjal berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, termasuk kalium dan fosfor. Pada penderita gagal ginjal, fungsi ginjal menurun sehingga kemampuan untuk membuang kelebihan kalium dan fosfor dari tubuh menjadi terbatas. Akibatnya, kadar kalium dan fosfor dalam darah dapat meningkat, yang berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan jantung dan tulang.
Hiperkalemia adalah kondisi di mana kadar kalium dalam darah terlalu tinggi. Ketika ini terjadi pada pasien gagal ginjal, dapat menyebabkan gejala seperti lemah otot, kesemutan, gangguan irama jantung, hingga henti jantung. Oleh karena itu, penting bagi KPeople yang menderita gagal ginjal untuk membatasi asupan kalium dari makanan, termasuk buah-buahan tertentu.
Berikut Daftar Buah yang Tinggi Kalim
tasan kalium menjadi salah satu poin penting karena ginjal yang sudah tidak berfungsi optimal tidak mampu membuang kelebihan kalium dari tubuh. Terlalu banyak kalium bisa menyebabkan hiperkalemia yang berisiko fatal. Beberapa buah yang umum dikonsumsi ternyata memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi dan sebaiknya dibatasi, antara lain:
1. Pisang
Pisang merupakan buah tinggi kalium yang sangat populer, terutama sebagai camilan sehat. Namun, satu buah pisang ukuran sedang (sekitar 120 gram) mengandung lebih dari 420 mg kalium. Ini membuat pisang menjadi salah satu buah yang paling sering direkomendasikan untuk dibatasi pada penderita gagal ginjal.
2. Durian
Meski lezat dan disukai banyak orang, durian mengandung sekitar 436 mg kalium per 100 gram. Terkadang, KPeople juga mengonsumsi durian dalam jumlah yang banyak. Ini bisa mengakibatkan bertambahnya kadar kalium dalam tubuh.
3. Nangka
Buah ini juga mengandung tinggi kalium, yaitu sekitar 448 mg per 100 gram. Jika dikonsumsi secara berlebihan, nangka bisa menyumbang kalium dalam jumlah besar.
4. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai buah sehat karena tinggi lemak baik, tetapi siapa sangka buah ini juga tinggi kalium, sekitar 485 mg per 100 gram. Pada pasien gagal ginjal, alpukat termasuk buah yang wajib untuk dihindari.
5. Jeruk dan Jus Jeruk
Jeruk mengandung sekitar 181 mg kalium per 100 gram. Meski terdengar rendah, kandungan ini bisa meningkat tajam jika dikonsumsi dalam bentuk jus atau dalam jumlah banyak. Selain itu, jeruk juga mengandung asam sitrat yang bisa membebani ginjal.
6. Melon
Mengandung sekitar 267 mg kalium per 100 gram, melon termasuk buah yang kandungan kaliumnya cukup tinggi untuk ukuran porsi konsumsi yang umum.
7. Air Kelapa
Meski menyegarkan, air kelapa mengandung sekitar 250 mg kalium per 100 ml. Satu gelas air kelapa bisa menyumbang lebih dari 600 mg kalium, sehingga sangat tidak disarankan bagi penderita gagal ginjal.
8. Kurma dan Kismis
Kurma mengandung 656 mg kalium per 100 gram, sementara kismis mengandung sekitar 749 mg kalium per 100 gram. Karena keduanya berbentuk kering, porsi konsumsi yang kecil pun dapat mengandung kalium tinggi.
Pada dasarnya, semua buah di atas tidak sepenuhnya dilarang, tetapi harus dibatasi dengan ketat. Selalu konsultasikan jumlah porsi dan frekuensinya dengan ahli gizi.
Berikut adalah beberapa buah dengan kandungan kalium yang lebih rendah dan dianggap lebih aman untuk penderita gagal ginjal:
- Apel: Sekitar 107 mg kalium per 100 gram
- Pir: Sekitar 121 mg kalium per 100 gram
- Anggur: Sekitar 191 mg kalium per 100 gram
- Stroberi: Sekitar 153 mg kalium per 100 gram
- Jambu Biji: Sekitar 417 mg kalium per 100 gram
- Pepaya: Sekitar 182 mg kalium per 100 gram
- Nanas: Sekitar 109 mg kalium per 100 gram
Meskipun buah-buahan ini memiliki kandungan kalium yang lebih rendah, namun penting untuk mengonsumsinya dalam porsi yang wajar dan sesuai dengan anjuran dokter atau ahli gizi.
Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengurangi kandungan kalium dalam buah sebelum dikonsumsi. Berikut tipsnya:
- Direndam: Potong buah menjadi ukuran kecil, lalu rendam dalam air hangat selama 1-2 jam. Setelah itu, bilas dengan air bersih
- Dimasak: Memasak buah dalam air mendidih dapat membantu mengurangi kandungan kalium. Namun, metode ini mungkin tidak cocok untuk semua jenis buah
Perlu diingat bahwa efektivitas metode ini terbatas dan tidak menggantikan kebutuhan untuk membatasi asupan kalium secara keseluruhan.
Setiap individu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, tergantung pada tingkat keparahan gagal ginjal dan kondisi kesehatan lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan, termasuk konsumsi buah.
Nantinya, tenaga profesional dapat memberikan panduan yang tepat mengenai porsi buah, jenis buah yang aman, dan cara pengolahan yang sesuai.
Kesimpulannya, penderita gagal ginjal perlu berhati-hati dalam memilih buah yang dikonsumsi, mengingat beberapa buah mengandung kalium dan fosfor tinggi yang dapat membahayakan kesehatan. Memilih buah dengan kandungan kalium rendah, mengolah buah dengan cara yang tepat, serta berkonsultasi dengan tenaga medis profesional adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ginjal./Ib.
