JAKARTA, AKURATNEWS.co – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah” dengan membagikan 500 paket makan siang gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kantor pusat Ditjenpas, Jakarta, Jumat (29/8).

Kegiatan yang dipimpin langsung Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, ini menjadi bagian dari wujud kepedulian sosial Ditjenpas sekaligus mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Mashudi menegaskan bahwa program berbagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Pemasyarakatan bagi masyarakat luas.

“Bakti sosial Jumat Berkah ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempertegas kehadiran Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Dirinya juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya poin ke-4 yang menekankan pentingnya pemberian bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kurang mampu serta masyarakat sekitar.

Pembagian makanan sehat dan bergizi ini disambut antusias masyarakat. Banyak pengguna jalan dan warga sekitar yang merasa terbantu dengan kegiatan tersebut.

Seorang penerima bantuan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, langkah kecil ini memberi dampak besar.

“Kami berterima kasih atas makan siang yang dibagikan. Kepedulian kecil seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Mashudi berharap semangat berbagi tidak hanya berhenti di kantor pusat, tetapi juga diteruskan hingga ke seluruh kantor wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di berbagai daerah.

“Semoga semangat berbagi ini menjadi budaya bersama, baik di jajaran pusat maupun di seluruh lapas, rutan, dan balai pemasyarakatan di Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan “Jumat Berkah” ini menjadi salah satu upaya Ditjenpas menunjukkan sisi humanis lembaga pemasyarakatan di tengah tantangan tugas menjaga keamanan dan pembinaan WBP.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. (NVR)

By editor2