JAKARTA, AKURATNEWS.co – Laga tuan rumah Kanada melawan wakil Asia Qatar di lanjutan Piala Dunia grup B menyisakan tragedi pahit buat tuan rumah.

Meski Kanada menang besar dengan skor 6-0, namun kemenangan tersebut harus dibayar mahal. Gelandang andalan mereka, Ismael Kone, mengalami cedera patah kaki yang parah.

Insiden bermula pada awal babak kedua saat Madibo melakukan tekel dari belakang kepada Kone. Reaksi para pemain serta staf pelatih Kanada langsung memperlihatkan tingkat keparahan cedera yang dialami gelandang berusia 24 tahun tersebut.

Wasit awalnya hanya memberikan pelanggaran biasa. Namun setelah melakukan peninjauan melalui VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah untuk Madibo.

Pemain Qatar itu langsung menyampaikan permintaan maaf di lapangan atas tekel keras yang dilakukannya. Ia juga kembali meminta maaf kepada Kone setelah pertandingan berakhir.

Tim medis kemudian memasang penyangga udara pada kaki kiri Kone sebelum membawanya keluar lapangan menggunakan tandu. Saat meninggalkan lapangan, Kone sempat melambaikan tangan kepada para pendukung Kanada yang meneriakkan namanya sebagai bentuk dukungan.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengaku sangat terpukul melihat kejadian tersebut. “Saya bisa mendengar tulangnya patah. Ismael sekarang berada di rumah sakit dan akan menjalani operasi,” ujar Marsch seusai pertandingan.

Kone yang baru merayakan ulang tahun ke-24 pada 16 Juni lalu merupakan pemain kelahiran Pantai Gading yang tumbuh besar di Montreal. Saat ini ia memperkuat Sassuolo di Serie A Italia setelah sebelumnya bermain untuk Marseille, Rennes, dan Watford.

Cedera tersebut menjadi kabar buruk bagi Kanada yang baru saja meraih kemenangan pertama sepanjang sejarah mereka pada putaran final Piala Dunia. Sesuai regulasi FIFA, Kanada tidak dapat mengganti Kone dengan pemain baru karena batas waktu pergantian pemain nonkiper telah berakhir sebelum pertandingan pertama fase grup./Ib.

By Editor1