JAKARTA, AKURATNEWS.co – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59), tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu siang.

Peristiwa tragis itu terjadi tak lama setelah Nus Kei tiba menggunakan pesawat Lion Air JT880 dari Ambon sekitar pukul 10.45 WIT. Setibanya di bandara, ia sempat dijemput keluarga dan berbincang di area pintu keluar.

Namun situasi berubah cepat ketika seorang pria tak dikenal, mengenakan jaket merah dan masker, mendekat lalu langsung menyerang dengan senjata tajam.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke ruang tunggu bandara dalam kondisi terluka parah. Namun akibat pendarahan hebat, ia terjatuh dan langsung mendapat pertolongan dari petugas bandara.

Upaya keluarga untuk mengejar pelaku sempat dilakukan, bahkan salah satu kerabat hampir menangkapnya. Namun pelaku berhasil melarikan diri setelah melakukan perlawanan.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Nus Kei dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT setelah mengalami luka tusuk serius di bagian dada, leher, dan punggung.

Diketahui, Nus Kei berada di Maluku Tenggara untuk menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.

Sementara itu, kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyatakan dua orang pelaku telah diamankan, masing-masing berinisial HR (28) dan FU (39), dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Maluku Tenggara.

“Motif penikaman masih dalam pendalaman penyidik,” ujar Rositah.

Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto telah menginstruksikan jajarannya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga dan simpatisan korban, untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan.

“Kami pastikan situasi di Maluku Tenggara tetap aman dan kondusif,” tegasnya./Ib. Sumber: Askara.

By Editor1