BANTUL, AKURATNEWS.co – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan management walk through (MWT) ke lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Go-Sari di Kalurahan Guwosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (12/8/2026) sore. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Go-Sari Rehabcycle – Desa Energi Berdikari” yang menjadi wujud nyata komitmen Pertamina Group dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Yogyakarta.
Program pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular tersebut dinilai berhasil mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah, dari sekadar barang buangan menjadi sumber manfaat ekonomi dan lingkungan. “Hari ini kita berkesempatan melihat langsung program Go-Sari Rehabcycle, sebuah inisiatif pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular yang telah mengubah cara pandang kita terhadap sampah, dari sekadar buangan menjadi sumber manfaat ekonomi dan lingkungan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, program ini telah melibatkan sekitar 1.500 rumah tangga dan menyerap 27 tenaga kerja lokal. Bahkan, pendapatan para pengelola sampah di TPS3R Go-Sari disebut telah berada di atas Upah Minimum Regional (UMR) Yogyakarta. “Ini adalah bukti bahwa pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, mewakili jajaran Dewan Komisaris, atas kolaborasi multipihak yang telah terjalin antara Pertamina, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok masyarakat, hingga mitra strategis lainnya. Menurutnya, sinergi semacam ini menjadi kunci agar program TJSL tidak berhenti sebagai seremonial belaka.
“Sinergi seperti inilah yang menjadi kunci keberlanjutan program TJSL agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar seremonial,” tegas pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Pada rangkaian MWT tersebut, Pertamina Group juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Guwosari. Bantuan pertama berupa paket pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang diberikan dalam kerangka program Desa Energi Berdikari, sebagai dukungan terhadap transisi energi bersih di tingkat desa.
Selain itu, Pertamina turut memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja TPS3R Go-Sari sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan dan keselamatan para pelaku langsung di lapangan. Sebanyak 771 paket sembako juga disalurkan kepada masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut. “Semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian program TJSL yang dijalankan di Guwosari merupakan bagian dari komitmen Pertamina Group dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan, energi bersih, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan jaring pengaman sosial.
Ke depan, Komisaris Utama Pertamina berharap program semacam Go-Sari Rehabcycle dapat terus tumbuh dan direplikasi di wilayah operasi Pertamina lainnya di Indonesia. “Kami berharap program seperti Go-Sari Rehabcycle ini dapat terus tumbuh, direplikasi di wilayah operasi Pertamina lainnya, dan menjadi contoh nyata bahwa perusahaan energi nasional dapat hadir memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya.
Di akhir kunjungan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BUMDes, para local hero, dan warga Guwosari yang telah menjaga dan mengembangkan program tersebut dengan penuh dedikasi. Ia juga mengajak seluruh jajaran Pertamina Group untuk terus mengawal keberlanjutan program sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Kunjungan MWT ini menjadi salah satu bentuk pengawasan langsung Dewan Komisaris terhadap pelaksanaan program TJSL Pertamina di daerah, sekaligus penegasan bahwa program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan seperti Go-Sari Rehabcycle akan terus mendapat dukungan penuh dari manajemen perusahaan ke depannya./Ib.
