JAKARTA, AKURATNEWS – Kondisi pesisir utara Jakarta dimana sebagian masyarakatnya masih bergantung pada sumberdaya laut masih menyisakan permasalahan yang harus ditangani seluruh pihak.

Seperti halnya nelayan pembudidaya kerang di wilayah Kalibaru Cilincing, yang kadang harus berhadapan dengan berhadapan dengan cuaca dan pencemaran limbah, sehingga hasil panen kerang kurang maksimal.

Hal itupun berpengaruh pada para pengupas kerang yang sebagian besar adalah kaum ibu yang berusaha mencari nafkah tambahan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.


Dalam kegiatan Safari Kemaritiman 2023, Ermi Yusfa yang merupskan tokoh masyarakat itu didampingi Letkol Marinir Edy Effendi mengunjungi kelompok nelayan pembudidaya kerang yang berada di wilayah Kalibaru Cilincing pada Selasa 14/3 lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Ermi Yusfa memahami kesulitan nelayan pembudidaya kerang saat ini, dimana pencemaran limbah membuat kerang tak dapat tumbuh dan berkembang maksimal, sehingga hasil panen kurang memuaskan.

“Kendala permodalan untuk membuat sarana prasarana juga menjadi sedikit hambatan untuk dapat terus meningkatkan produktifitas kerang hijau, ” Kata Ermi Yusfa di Jakarta, Selasa (14/3/23).


Sementara saat berbincang dengan para pengupas kerang, Ermi Yusfa yang juga turut mengupas kerang menangkap keluh kesah kaum ibu yang berharap banyak dari hasil budidaya kerang hijau tersebut.

” Tadi Ibu Nuraeni salah satu pengupas kerang menceritakan bahwa upah dari mengupas kerang saat ini hanya diharga empat ribu rupiah per kilogram kerang hijau, itu dirasakan masih kurang layak, apalagi, jika hasil panen kerang hijau sedang kurang baik, ” Tambah Ermy.


Perhatian Ermi Yusfa terhadap kemaritiman memang sangat beralasan, karena selain potensinya sangat besar, Presiden Joko Widodo juga telah menggemakan bahwasanya Indonesia harus mampu menjadi poros maritim dunia.


Senada dengan hal tersebut, Letkol Marinir Edy Effendi mengatakan, bahwa saat ia bertugas di Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono telah melaksanakan program pemanfaatan potensi maritim bagi masyarakat melalui Kampung Bahari Nusantara, namun untuk dapat maksimal, diperlukan sinergitas dari seluruh komponen bangsa.


Kedepan, Ermi Yusfa dalam rangkaian kegiatan Safari Kemaritiman 2023 akan mengajak dan menggandeng semua lapisan masyarakat serta stakeholder terkait untuk bersama-sama membangun pondasi kemaritiman bangsa, termasuk kesejahteraan masyarakatnya./ib

By redaksi