JAKARTA, AKURATNEWS.co – Perusahaan kecerdasan (AI) Antropic dituding langgar hak cipta. Dua perusahaan musik besar, Sony Music Publishing dan Warner Chappell Music menggugat perusahaan Anthropic karena menggunakan karya musik berhak cipta tanpa izin untuk melatih model AI claude.
Dalam perkara tersebut, Sony Music dan Warner juga mencantumkan CEO sekaligus salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei, serta salah satu pendiri lainnya, Benjamin Mann.
Dikutip dari Beritasatu, Senin (31/8/2026), kedua perusahaan musik tersebut menuduh Anthropic melakukan pengunduhan, penyebaran, dan pengambilan data karya berhak cipta dalam skala besar untuk melatih model AI miliknya.
Sony Music dan Warner menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hak kekayaan intelektual dan menyebut Anthropic telah memperoleh keuntungan besar dari penggunaan karya-karya yang mereka klaim dicuri.
Dalam gugatannya, perusahaan musik tersebut menyoroti sejumlah lagu yang diduga digunakan Anthropic, termasuk Ain’t No Mountain High Enough, All I Want for Christmas is You, Eye of the Tiger, dan Here Comes Santa Claus.
Sony Music dan Warner meminta ganti rugi sebesar US$ 150.000 untuk setiap karya yang terdampak serta US$ 25.000 untuk setiap pelanggaran hak cipta. Dengan dugaan terdapat ribuan karya yang digunakan tanpa izin, nilai gugatan berpotensi mencapai miliaran dolar AS.
Kasus tersebut menambah panjang daftar sengketa hak cipta yang melibatkan Anthropic. Sebelumnya, perusahaan AI tersebut menghadapi gugatan dari penerbit buku terkait penggunaan karya berhak cipta untuk melatih model AI.
Anthropic pada tahun ini juga mencapai kesepakatan penyelesaian senilai US$ 1,5 miliar dengan para penerbit buku dalam perkara serupa./Eds. Foto: Istimewa.
