Mau Cek Tensi di Rumah? Beurer BM 21 Resmi Hadir di Hospital Expo 2026

0
IMG-20261105-WA0006

TANGERANG, AKURATNEWS.CO – Buat lAnda yang masih suka nebak-nebak tensi darah dari “kayaknya pusing deh”, sebaiknya mulai berpikir ulang.

Pasalnya, Beurer, perusahaan kesehatan asal Jerman yang sudah eksis lebih dari 100 tahun, baru saja meluncurkan alat pengukur tekanan darah terbaru, Beurer BM 21, di ajang Indonesia International Hospital Expo ke-38 (Hospital Expo XXXVIII) 2026 di ICE BSD, Tangerang, 7-10 Oktober 2026.

Hospital Expo 2026 ini bukan pameran biasa. Ini bagian dari rangkaian acara besar, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), bareng Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Tahunan Patient Safety XX.

Temanya keren: “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Buatan”. Isinya rumah sakit, nakes, pemerintah, pelaku industri, sampai penyedia teknologi kesehatan semua ngumpul.

Dan di tengah riuhnya AI, Beurer datang dengan solusi yang paling relate buat keluarga Indonesia: cek tensi di rumah, gampang, akurat.

Yang bikin BM 21 spesial bukan cuma fiturnya, tapi asalnya. Produk ini diproduksi di Indonesi dengan standar Jerman

Managing Director Beurer Healthcare and Wellbeing Indonesia, Aria Verdin, menegaskan jika BM 21 merupakan milestone karena menghadirkan produk yang diproduksi di Indonesia dengan standar Jerman.

“BM 21 diproduksi di fasilitas PT Beurer Indonesia Technology di Kendal, Jawa Tengah,” ujarnya.

Director Beurer, Akhmad Darsono menyebut, proses produksinya melibatkan tenaga kerja lokal dari operator sampai manajemen.

“BM 21 merupakan produk yang proudly made in Indonesia. Ini menjadi bukti komitmen Beurer untuk terus mengembangkan kemampuan produksi di Indonesia,” ucapnya.

Dengan kapasitas produksi lokal lebih dari 1 juta unit per tahun, Indonesia bukan cuma pasar, tapi basis produksi penting buat Beurer!

BM 21 ini dirancang buat semua umur, bahkan buat yang gaptek sekalipun. Tak perlu ribet setting. Tekan satu tombol, langsung ukur. Layarnya gede dan gampang dibaca.

Lalu, Anda bisa pakai baterai dan USB type-c: Di rumah colok, pas traveling pakai baterai. Kemudian, ada deteksi Aritmia: Ini penting! Ada indikator yang kasih tanda kalau ada ketidakteraturan denyut jantung selama pengukuran. Jadi bisa ketahuan lebih awal.

Selanjutnya, ada indikator zona warna. Hasil tensi tak cuma angka doang. Ada warna yang bantu Anda paham, ini normal, waspada, atau harus segera konsultasi.

Lalu, indikator posisi benar: Posisi tubuh dan lengan yang salah itu bikin hasil ngaco. BM 21 punya fitur yang bantu pastiin posisi lo udah bener saat ngukur.

Head of Marketing Beurer Healthcare and Wellbeing Indonesia, Intan Wardhatun menambahkan, pihaknya ingin semakin banyak keluarga memiliki akses terhadap perangkat kesehatan yang praktis dan dapat digunakan secara rutin.

Beurer juga punya aplikasi Beurer HealthManager Pro. Hasil pengukuran bisa dicatat, dipantau perkembangannya, dan diekspor jadi data buat dibawa saat konsultasi ke dokter.

“Jadi dokter nggak cuma denger cerita “kayaknya kemarin tinggi dok”, tapi lihat data asli,” ujar Intan.

Beurer juga aktif edukasi hipertensi bareng tenaga medis. Di Hospital Expo kemarin, mereka mengadakan pemeriksaan tekanan darah gratis yang melibatkan sekitar 70 dokter dengan sekitar 1.000 pemeriksaan.

Melalui BM 21, Beurer ingin mengubah kebiasaan masyarakat. Jangan cek tensi cuma pas udah pusing, lemes, atau ada keluhan. Cek berkala itu kunci buat tau kondisi kesehatan dan jadi info awal kalau ada yang perlu diperhatikan.

BM 21 ditujukan buat semua: rumah tangga, fasilitas kesehatan, apotek, toko alat kesehatan, sektor swasta, hingga institusi pemerintah.

Jadi, sudah siap jadikan cek tensi sebagai rutinitas keluarga? (NVR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *