​JAKARTA, AKURATNEWS.co – Masalah vitalitas pria sering kali menjadi isu sensitif yang sulit dibicarakan secara terbuka. Di tengah menjamurnya berbagai iklan pengobatan alternatif, nama Abah Udin Siddiq melalui Padepokan Cipta Rasa Pajajaran tetap konsisten menjadi rujukan utama selama lebih dari dua dekade.
​
Berdiri sejak tahun 2004, pengobatan tradisional yang dipimpin oleh Abah Udin Siddiq ini telah melintasi berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga belasan tahun di Surabaya. Kini, Abah Udin memusatkan praktiknya di tiga titik utama: Jakarta Selatan, Bogor, dan Sukabumi.
​Legalitas Jadi Prioritas
​Salah satu poin penting yang membedakan klinik Abah Udin Siddiq dengan pengobatan serupa lainnya adalah aspek legalitas. Abah Udin menegaskan bahwa praktiknya memiliki izin resmi dari Dinas Kesehatan.
​”Kami sampaikan kepada siapa pun, upayakan datang ke tempat pengobatan yang benar-benar legalitasnya resmi. Ada izin Dinas Kesehatan dan izin praktiknya. Jangan asal datang karena iklan,” ujar Abah Udin kepada awakmedia belum lama ii.
​Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari oknum-oknum yang sering mencatut nama atau foto Abah Udin namun memberikan pelayanan yang tidak bertanggung jawab atau justru dilempar ke tempat pengobatan lain yang tidak ahli.
​Metode Alami Tanpa Efek Samping
Berbeda dengan prosedur medis yang identik dengan operasi, Abah Udin menggunakan metode tradisional yang berfokus pada saraf dan aliran darah. Melalui teknik pengurutan dan pelenturan saraf, keluhan seperti lemah syahwat, ejakulasi dini, hingga impotensi akibat diabetes diklaim dapat diatasi.
​
Terapi ini juga didukung oleh penggunaan produk herbal unggulan, yakni Minyak Sari Sanggar Buana untuk terapi fisik, serta ramuan godokan khusus yang terdiri dari tujuh macam akar-akaran untuk pengobatan dari dalam.
​
“Untuk yang punya diabetes, kita bantu dengan godokan untuk mengaktifkan kembali sel saraf yang sudah tidak berfungsi. Ini sifatnya penyembuhan, bukan doping, jadi hasilnya permanen,” tambahnya.
​
Privasi dan Sistem Perjanjian
​Menariknya, klinik ini sangat menjaga privasi pasiennya. Abah Udin membatasi jumlah pasien hanya 7 hingga 10 orang per hari guna menjaga kualitas terapi yang memakan waktu sekitar satu jam per sesi. Karena alasan inilah, pasien diwajibkan melakukan janji temu (appointment) terlebih dahulu.
​
Pasien yang datang pun beragam, mulai dari masyarakat umum hingga kalangan pesohor dan pejabat. Namun, Abah menekankan bahwa keberhasilan terapi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengikuti anjuran dan prosedur yang diberikan.
​
Informasi Lokasi dan Layanan
​Bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi, Abah Udin Siddiq menegaskan bahwa saat ini ia hanya mengelola tiga lokasi resmi:
Jakarta Selatan: Kawasan Kebayoran.
​Bogor: Kawasan Baranangsiang (Cihelet).
​Sukabumi: Kawasan Pelabuhan Ratu (Pusat).
​Masyarakat dihimbau untuk selalu teliti dan menghubungi nomor resmi yang tertera di kanal informasi resmi Abah Udin Siddiq guna menghindari penipuan.
​”Intinya kita menangani pasien tidak pandang bulu. Siapa pun yang mau berobat untuk penyembuhan, insyaallah akan kami terapi semaksimal mungkin sesuai kemampuan saraf dan kondisi pasien tersebut,” pungkasnya./Agn.
