JAKARTA, AKURATNEWS.co –  Seperti di tempat-tempat lain, selama bulan Ramadan masyarakat palembang juga mempunyai kuliner khas Palembang unggulan yang bisa disantap saat berbuka puasa.

Setidaknya ada tiga  makanan yang paling banyak dicari adalah pempek, laksan dan burgo. Ketika waktu berbuka puasa tiba, hidangan ini menjadi menu favorit karena cita rasa yang kaya dan menggugah selera.

Laksan

Salah satu yang menarik perhatian adalah laksan, hidangan yang dikenal dengan kuah santannya yang gurih dan kaldu udang khasnya. Laksan dibuat dari adonan mirip pempek lenjer yang kemudian diiris tipis dan disajikan dalam kuah santan kental yang sangat menggoda. Bentuknya yang pipih dan teksturnya yang lembut membuat laksan menjadi pilihan spesial bagi mereka yang berpuasa.

Bukan hanya laksan, berbagai varian pempek mengalami peningkatan permintaan. Pempek beku atau frozen semakin dicari menjelang Ramadan tahun ini. Varian seperti pempek kribo dan pempek kulit menjadi favorit di kalangan konsumen berkat teksturnya yang renyah dan cita rasanya yang unik.

Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang paling terkenal, saking terkenalnya pempek sangat mudah didapatkan meski tinggal diluar kota Palembang. Pempek sedniri ada bermacam-macam jenisnya, ada lanjer, kapal selam, adaan, lenggang dan lain-lain.

Pempek biasanya terbuat dari ikan tenggiri giling, putih telur, penyedap jamur, tepung sagu, dan lain lain.

Burgo

Pada tahun 2021 burgo sudah ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMDIKBUD) dengan nomor pendaftaran 202101401 sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan.

Burgo akan terasa lebih nikmat dimakan jika dalam keadaan hangat, sehingga warung-warung biasanya menjajakan makanan ini dengan kompor untuk menghangatkannya. Bahan utama burgo adalah beras, sagu, dan ikan gabus. Untuk bumbunya ada lengkuas, ketumbar, kemiri, kencur. bawang merah, bawang putih, gula pasir, daun salam, kapur sirih dan lain-lain.

Itulah makanan faforit masyarakat Palembang untuk berbuka puasa./Ib.

By Editor1