JAKARTA, AKURATNEWS.co – Mazda secara resmi memulai menekspor model Mazda6e ke pasar luar negeri usai meluncur dari jalur perakitan pabrik Nanjing, China milik perusahaan patungan Changan-Mazda.
Melansir dari CarNewsChina, Selasa, 8 April, mobil bertubuh sedan tersebut akan dikirim ke sejumlah pasar utama seperti Eropa dan Asia Tenggara. Petinggi menyebut bahwa penambahan huruf ‘e’ pada model tersebut agar lebih mudah dikenali sebagai kendaraan listrik.
Dibangun di atas platform EPA, mobil dengan nama lain Mazda EZ-6 ini memiliki dimensi yang luas dengan panjang 4.921 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.491 mm, dan wheelbase mencapai 2.895 mm.
Dengan mengusung filosofi Jinba-Ittai yang mengutamakan rasa berkendara menyenangkan, Mazda6e memiliki performa pengereman dan pengendalian yang dirancang secara cermat sehingga merespons masukan pengemudi secara linier.
Keistimewaan lainnya pada model ini adalah hadirnya fungsi cerdas seperti Intelligent Drive System yang mendukung kebutuhan berkendara bagi pengemudi.
Di China, mobil tersebut hadir dalam varian Electric Vehicle (EV) dan Extended Range (EREV). Untuk listrik murni, Mazda6e memiliki motor listrik tertanam di bagian belakang dengan tenaga maksimum hingga 255 hp dan torsi puncak 320 Nm.
Versi EV hadir dengan pilihan dua paket baterai, yakni 56,1 kWh yang dapat memberikan jangkauan 480 km dan 68,8 kWh dengan jarak tempuh 600 km. Ini dapat memberikan pengisian daya cepat dari 30 ke 80 persen dalam 15 menit.
Sementara itu, varian EREV memiliki mesin 1,5 liter yang dipasangkan dengan motor listrik bertenaga 215 hp dan torsi 320 Nm. Mazda sediakan dua pilihan inti tenaga, yakni baterai 18,9 kWh yang berikan jangkauan 130 km dan 28,4 kWh dengan jarak tempuh 200 km.
Mazda mengklaim, sedan tersebut dapat memberikan jangkauan komprehensif hingga 1.301 km jika bensin dan baterai terisi penuh.
Pada pasar negeri tirai bambu, mobil ini dipatok dengan harga mulai dari 139.800 yuan hingga 179.800 yuan atau setara Rp321,7 juta sampai Rp413,8 juta./Ib.
