JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dua tahun setelah Toyota memperkenalkan konsep kendaraan listrik Kayoibako kepada publik, Daihatsu mengambil langkah maju dengan memamerkan model skala penuh pada pameran di Jepang.

Kehadirannya membuka babak baru pengembangan kendaraan listrik kompak yang fleksibel dan siap memenuhi beragam kebutuhan mobilitas masyarakat modern.

Kayoibako tampil sebagai bagian dari koleksi bertajuk “DAIHATSUMEI untukku. Diciptakan untukmu. Kecil tapi mumpuni. Lakukan semuanya selangkah demi selangkah” yang menonjolkan solusi mobilitas ringkas dan efisien.

Meski membawa logo Daihatsu pada panggung pameran tahun ini, kendaraan tersebut tetap mencerminkan kerja sama erat antara Toyota dan Daihatsu. Daihatsu akan memproduksi versi berukuran kecil atau kei car, sementara Toyota akan merakit versi berukuran lebih besar agar pilihan model dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Dari dimensi, versi Toyota yang diperkenalkan pada 2023 memiliki panjang 3.990 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.855 mm, serta jarak sumbu roda 2.800 mm. Sementara versi Daihatsu di Japan Mobility Show 2025 terlihat lebih ringkas dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.885 mm, dan jarak sumbu roda 2.550 mm.

Perbedaan ukuran ini menjadi kunci fleksibilitas penggunaan Kayoibako, mulai dari kebutuhan keluarga hingga bisnis kecil.

Kayoibako sendiri merupakan kendaraan listrik yang dirancang multifungsi.

Sejak pertama kali diperkenalkan, konsepnya telah menampilkan berbagai kemungkinan penggunaan, mulai dari kendaraan harian, armada pengiriman paket, dan layanan masyarakat, hingga camper van untuk perjalanan luar kota. Interior yang dapat disesuaikan memungkinkan pemilik menambahkan berbagai fasilitas seperti kulkas, kompor, hingga ruang tidur.

Apple produk

Bahkan, model ini juga dapat dikonfigurasi untuk akses kursi roda dan muatan empat penumpang. Desain interior yang minim ornamen turut membantu memaksimalkan ruang kabin, sebagaimana dilansir Autoevolution, Jumat, 19 Desember.

Fitur yang ditampilkan hanya mencakup elemen inti seperti roda kemudi, kluster digital, bilah infotainment, serta pencahayaan yang terintegrasi panel. Daihatsu menyebut pengguna juga dapat memilih berbagai opsi personalisasi, sehingga Kayoibako dapat menjadi kendaraan unik yang mengekspresikan gaya hidup pemiliknya.

Meski menarik perhatian sebagai kendaraan listrik serba guna, pertanyaan mengenai jarak tempuh masih menyisakan tanda tanya. Toyota belum merilis informasi resmi, sementara Daihatsu mengaitkan referensi jarak tempuh sekitar 200 kilometer dari model serupa bernama e-Atrai Sticker Factory.

Sumber lain memperkirakan versi produksi mampu mencapai jarak hingga 400 kilometer, dengan motor penggerak belakang bertenaga 61 hp dan torsi 260 Nm, meski informasi ini belum terkonfirmasi.

Kehadiran Kayoibako versi skala penuh di Japan Mobility Show 2025 menegaskan ambisi Toyota dan Daihatsu untuk menghadirkan kendaraan listrik ringkas yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas urban masa depan./Ib.

By Editor1