JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dunia catur Indonesia dapat format baru. Bukan lagi adu satu lawan satu. Bukan juga catur kilat. Tapi catur beregu tiga lawan tiga tanpa boleh ngomong sama sekali.

Inovasi itu diperkenalkan lewat ‘Fun Chess 3 on 3 Invitation Once Mekel’ yang digelar di Gedung GBN Pejompongan, Penjernihan, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8).

Turnamen ini digagas langsung anggota Komisi X DPR, Once Mekel SH dan langsung mencuri perhatian karena aturannya yang nyeleneh tapi bikin nagih.

Konsepnya sederhana tapi menantang. Setiap regu terdiri dari 3 orang. Mereka bertanding di saru papan catur secara bergantian.

Aturan kuncinya: dilarang berunding, diskusi, atau memberi isyarat ke rekan satu tim saat pertandingan berlangsung.

Model 3 on 3 ini memberikan kesempatan buat mereka yang pemula untuk punya peran semua.

“Tidak ada satu orang pun dalam regu yang mendominasi. Jadi, bukan kehebatan satu orang saja, tapi kekompakannya,” ujar Once Mekel di sela acara.

“Walau tidak bisa dikomunikasikan secara verbal, peserta harus saling mengerti jalan pikiran rekan satu tim tanpa perlu kata-kata,” imbuhnya.

Menurut mantan vokalis Dewa 19 ini, format seperti ini sengaja dibuat untuk menggambarkan nilai kebangsaan.

“Kehebatan sebuah bangsa tidak ditentukan oleh satu orang yang paling jago. Tidak bisa cuma satu orang yang mendominasi. Tetapi perlu kontribusi dari orang lain,” kata Once.

Format ini dinilai sangat cocok jadi ajang khas peringatan 17 Agustus-an yakni edukatif, kompetitif, tapi tetap fun.

Kejuaraan ini diikuti 327 peserta dari 109 kelurahan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Setiap kelurahan mengirim satu regu terbaik berisi tiga pecatur lokal.

Dan antusiasme grassroot luar biasa. Total dengan wasit dan panitia, ada sekitar 400 orang memadati GBN Pejompongan.

Ketua Panitia ajang ini, Rifai Silalahi menyebut turnamen ini juga punya dua misi.

“Melalui turnamen ini, kami tidak hanya ingin mempererat tali silaturahmi dan menjaga soliditas antar warga di 109 kelurahan, tetapi juga menjadi wadah potensial untuk menemukan bibit-bibit unggul pecatur kemasyarakatan,” ungkap Rifai.

Hasilnya, Jakarta Pusat mendominasi empat besar. Juara Pertama diraih regu dari Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar.

Once Mekel bersama para pemenang Catur 3 on 3.

Inovasi ini pun langsung dapat lampu hijau dari induk organisasi catur. Laode Rahman, Ketua Bidang Umum PB Percasi, mengaku takjub akan acara ini.

“Setelah memimpin dan mengelola ratusan turnamen catur, ini adalah pertama kalinya saya menyaksikan serta mengawal format 3 on 3 yang begitu unik. Inovasi ini terbukti sangat menghibur, edukatif bagi para pemain agar bertanding sesuai kaidah catur yang benar, dan patut untuk diselenggarakan secara berkelanjutan,” ungkap Laode.

Turut hadir Andi Fachrie Lantera, Ketua Pengcab Percasi Jakarta Pusat 2026-2030. Ia bahkan ikut sparing eksibisi melawan Once Mekel di sela break babak 2 dan 3 dan menambah kemeriahan acara.

Melihat respons positif peserta dan penonton, panitia bersama penggagas berharap Fun Chess 3 on 3 bisa jadi agenda rutin tahunan.

Targetnya: jadi olahraga rekreasi, alat pemersatu warga, dan hiburan edukatif khas 17 Agustus level dewa yang beda dari sekedar lomba panjat pinang. (NVR)

By editor2