Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan BBM di Bali, Konsumen: Koordinasi dengan Pemda Langkah Tepat
Pom Bensin , Foto: Pertamina
JAKARTA, AKURATNEWS.co– Pertamina mempercepat pemulihan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali setelah terjadi antrean di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir melalui koordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi serta pemangku kepentingan terkait.
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi menilai koordinasi tersebut sebagai langkah konkret untuk memastikan kepastian pasokan di Bali.
Berdasarkan penjelasan Pertamina, gangguan dipicu oleh kendala teknis pada kapal pengangkut BBM yang mengalami kesulitan pada jangkar saat akan membongkar muatan. Akibatnya, proses pembongkaran yang dijadwalkan pukul 06.30 pagi mundur hingga sekitar pukul 22.00 malam. Pertamina telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas ketidaknyamanan tersebut.
Dalam upaya tersebut, Pertamina berkoordinasi langsung dengan Gubernur Bali I Wayan Koster dan beberapa stakeholder, untuk membahas pasokan BBM dan solusi penanganannya. Tulus menilai langkah ini tepat, apalagi Bali merupakan destinasi wisata dunia yang membutuhkan kepastian pasokan energi.
“Aksi Dirut Pertamina berkoordinasi dengan Gubernur merupakan langkah konkret untuk mengurai persoalan, dan menjamin kepastian pasokan berikut solusinya. Apalagi kejadian tersebut di Bali, yang merupakan destinasi wisata dunia,” kata Tulus, Rabu (14/10).
Tulus juga menilai keterbukaan informasi kepada masyarakat sebagai bagian dari akuntabilitas dan pertanggungjawaban publik. Menurut dia, konsumen berhak mengetahui penyebab kejadian beserta solusinya.
“Penyampaian klarifikasi pada masyarakat sangat penting, karena masyarakat punya hak atas informasi terkait musabab kejadian dan solusi untuk mengatasinya. Langkah cepat Pertamina yang berkoordinasi dengan pihak-pihak lainnya memang harus dilakukan, mengingat masalah pasokan dan distribusi BBM tidak berdiri sendiri, tapi saling berkelindan, dan melibatkan pihak lainnya,” ujar Tulus.
Ia menambahkan, sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) perlu terus diperkuat. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi BBM di seluruh wilayah Indoensia./Ib.
