Pesona Kota Magelang Bulan Oktober Serasa di Jepang
MAGELANG, AKURATNEWS.co – Serasa di Jepang, itulah pemandangan indah yang bisa kita nikmati jika kita berkunjung ke kota Magelang di bulan Oktober.
Mengapa Oktober?, karena pada bulan oktober hampir semua tanaman bunga Tabebuya yang terhampar di hampir seluruh penjuru kota bermekaran warna-warni, seperti bunga Sakura yang berada di Jepang.
Selain bermekaran di seluruh penjuru kota, bunga Tabebuya juga bermekaran di sepanjang jalan Magelang-Yogya, Magelang-Semarang, Magelang-Salatiga, Magelang-Purworejo, dan sepanjang jalan dari kota Magelang ke arah Borobudur ang menjadi wilayah Kabupaten Magelang.

Tak hanya itu, di bulan Oktober Pemkot Magelang juga menggelar pameran bunga bertajuk Magelang Flower Festival, yang dipusatkan di jantung kota yaitu Alun-alun Kota Magelang ang ikonik dengan torn besarnya peninggalan Belanda.
Untuk tahun ini Magelang Flower Festival berlangsung mulai 25 Oktober sampai 1 November mendatang, di Alun-alun Kota Magelang, ang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Damar Prasetyono.
Kemudian ada juga Magelang Ethno Carnival yang menyajikan dan menampilkan semacam parade, parade tanaman atau bunga hias dengan keliling kota dan nanti ada mobil hias.
Dalam MMF 2026 ini ada sekitar 43 stan terdiri stan tanaman flora dan fauna. Kemudian, bukan hanya dari Magelang melainkan ada dari Solo, Karanganyar, Malang, Jakarta, Jogja maupun lainnya.

Magelang Flower Festival Tahun 2026 merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Magelang untuk mengembangkan potensi pariwisata, ekonomi kreatif, florikultura dan seni budaya sekaligus memperkuat daya tarik Kota Magelang sebagai destinasi wisata yang kreatif, inklusif dan berdaya saing.
Di Magelang Flower Festival 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang saling melengkapi selama 8 hari yang meliputi, pertama pameran dan kegiatan florikultura, musik, seni tradisional, tari dan fashion show dan berbagai ajang perlombaan.
Kegiatan ini mencakup pameran bunga dan tanaman hias, kontes anggrek, kontes burung, lomba merangkai bunga, serta berbagai kegiatan edukasi dan apresiasi terhadap potensi florikultura. Ada juga senam asri tematik bunga dalam rangka Hari Olahraga Nasional yang akan diikuti oleh 10.000 peserta, Z-hub run, kegiatan florikultura, florikultura serta beragam aktivitas yang mendorong partisipasi masyarakat.

Magelang Ethno Carnival 2026. Sebagai salah satu agenda unggulan dalam rangkaian festival, Magelang Ethno Carnival dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 1 November 2026 pukul 07.00 sampai dengan 13.00 WIB.
Dampak dari gelaran acara tersebut langsung bisa dirasakan oleh masyarakat setempat dan pelaku usaha UMKM. Perputaran ekonomi itu Kota Magelang sebagai Kota MICE. Artinya sebagai kota untuk Meeting, kemudian juga untuk exhibition atau pameran, salah satunya melalui event.
Slogan Magelang Kota Sejuta Bunga benar adanya, Bulan Oktober adalah puncak dari semua bunga bermekaran, baik di wilayah Kota Magelang maupun Kabupaten Magelang./Ib. Foto: Istimewa.
