PONTIANAK, AKURATNEWS.co – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai bukanlah suatu prioritas. Masih banyak sejumlah hal fundamental yang perlu dibereskan, khususnya di Kalimantan agar masyarakatnya maju dan sejahtera. Salah satu prioritasnya adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ketika kita bicara soal pembangunan, pikirkanlah pembangunan untuk satu pulau, untuk seluruh penduduk di pulau ini bukan hanya satu lokasi, seakan-akan semua mendapatkan sesuatu,” kata capres nomor urut satu, Anies Baswedan dalam acara Desak Anies di Pontianak, Selasa (26/12).

Secara tegas, Anies mengatakan bahwa yang mendapat sesuatu hanyalah orang-orang yang bekerja di sekitar IKN tersebut.

“Yang mendapatkan sesuatu hanya yang bekerja di tempat itu. Mereka yang tidak bekerja di tempat itu tidak mendapat apa-apa. Mungkin kita bangga karena ada sebuah kota yang dibangun di pulau kita, akankah kebanggaan itu mengubah nasib kita?,” tanya Anies.

“Bereskan kebutuhan dasar, bereskan hal-hal yang memang fundamental, dari situ Kalimantan akan maju dan rakyatnya akan sejahtera,” tambah Anies.

Ia menilai, kahutla juga sebuah masalah terbesar di Kalimantan.

“Sesungguhnya yang harus kita kerjakan selain pemadaman di antara periode itu adalah pencegahan,” kata Anies.

Kendati demikian, Anies menyayangkan bahwa pencegahan tersebut tak menjadi prioritas lantaran pemadaman dinilai lebih ‘heroik’.

“Jadi identifikasi siapa saja stakeholder yang paling banyak beroperasi di kawasan itu, libatkan mereka. Ada banyak organisasi non pemerintah yang bisa dilibatkan untuk pencegahan,” tukasnya.

“Ada tropenbos, pengawal merah-putih, ada flora-fauna Indonesia, ada inisiasi alam rehabilitasi, ini semua adalah organisasi plus masyarakat yang bisa diajak kolaborasi untuk pencegahan,” lanjutnya.

Secara tegas, Anies menyuarakan pentingnya penyediaan anggaran bukan hanya untuk pemadaman tapi juga pencegahannya. (NVR)

By Editor1