Prof. Zudan Ka BKN: Nilai Berorientasi Melayani harus Tercermin Dalam Sikap dan Kinerja ASN Sehari-hari
MADIUN, AKURATNEWS.co – Humas BKN, Dalam arahannya di Sarasehan KORPRI bagi ASN di wilayah Kota Madiun, Minggu (18/10/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, berpesan agar profesionalitas harus dibuktikan melalui tindakan nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar memahami atau menghafal nilai-nilai dasar. “ASN harus betul-betul berorientasi melayani. Ini harus diwujudkan dengan tindakan nyata, bukan hanya sebatas menghafal nilai-nilai mengenai cara berorientasi melayani,” pesannya.
Prof. Zudan mengarahkan agar orientasi pelayanan harus tercermin dalam perilaku dan keputusan ASN sehari-hari. Mulai dari menyederhanakan persyaratan, sigap membantu masyarakat, hingga memastikan layanan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan warga. Ia meminta agar ASN juga perlu hadir secara langsung di tengah masyarakat, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti administrasi kependudukan, kesehatan, dan pendidikan. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak cukup diukur dari prosedur yang telah dijalankan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain memperkuat budaya pelayanan, Prof. Zudan menekankan pentingnya manajemen talenta sebagai instrumen strategis untuk membangun birokrasi yang profesional dan berkelanjutan. Melalui pemetaan potensi, kompetensi, dan kinerja, pemerintah dapat mengidentifikasi ASN yang tepat untuk kebutuhan organisasi sekaligus menyiapkan calon pemimpin masa depan. Ia juga mencontohkan bagaimana BKN melaksanakan talent scouting untuk mengidentifikasi ASN yang menunjukkan kinerja, inisiatif, dan kemampuan adaptasi yang baik. Selain itu Prof. Zudan memberi perhatian bagi para ASN yang berprestasi, dan mendorong agar ASN Kota Madiun yang dinilai memiliki inisiatif serta orientasi pelayanan yang kuat, didorong untuk diusulkan memperoleh kenaikan pangkat luar biasa sesuai ketentuan yang berlaku.
Prof. Zudan turut mendorong Pemerintah Kota Madiun memperkuat institutional branding dengan memublikasikan berbagai capaian, inovasi, dan praktik baik penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, inovasi yang telah dibangun perlu disampaikan secara aktif melalui media sosial dan kanal komunikasi resmi pemerintah agar semakin banyak masyarakat mengetahui serta memanfaatkannya. Salah satu inovasi yang menjadi contoh adalah Super App Pecel Tumpang yang dinilainya mendukung transformasi digital pelayanan di Kota Madiun.
Dengan arahan Kepala BKN tersebut, Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Zudan beserta jajaran BKN untuk berbagi pengalaman dan memberikan arahan terkait pengelolaan manajemen ASN. Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk mengembangkan manajemen talenta sebagai dasar pemetaan potensi dan kompetensi ASN. Ia berharap dengan penerapan manajemen talenta, Pemkot Madiun dapat mengidentifikasi pegawai berdasarkan kapasitas dan kinerjanya, sekaligus menyiapkan talenta yang mampu mendukung pencapaian visi dan misi daerah.
Sarasehan KORPRI yang bertajuk “Memperkuat Solidaritas KORPRI dan Profesionalitas ASN dalam Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas” ini, diikuti jajaran Pemerintah Kota Madiun, mulai dari kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga ASN di lingkungan pemerintah kota./Ib.
