JAKARTA, AKURATNEWS.co – Sebuah platform konsultasi hukum yang terdigitalisasi secara penuh resmi hadir. Diberi nama Perqara, aplikasi konsultasi hukum ini akan menghubungkan penggunanya dalam melakukan konsultasi hukum via chat, voice call maupun video call dalam satu aplikasi.

Lewat Perqara, siapa pun dapat melakukan konsultasi hukum dengan ratusan advokat yang telah terverifikasi dan tersebar di lebih dari 100 kabupaten dan kota di Indonesia.

Berbagai fitur aplikasi Perqara dirancang guna membuat konsultasi hukum online terasa secara real-time. Mulai dari fitur pengiriman file dan dokumen hingga sistem konsultasi langsung yang membuat pengguna tak perlu membuat janji dengan advokat.

Bukan cuma itu, pengguna juga dapat memilih advokat dengan keahlian yang sesuai dengan permasalahan hukumnya, seperti pidana, perdata umum, ketenagakerjaan, pertanahan, waris serta keahlian lainnya.

Founder Perqara, Yakup Putra Hasibuan menjelaskan, sebagai anak bangsa dan salah satu advokat muda Indonesia, dirinya ingin melakukan transformasi digital di industri hukum melalui hadirnya aplikasi tersebut.

Ini dilakukan guna meningkatkan akses keadilan bagi seluruh masyarakat di mana pun mereka berada. Penggunaan teknologi ini juga diharapkan dapat menghilangkan jarak yang ada antara advokat dengan pencari keadilan.

“Untuk mendapatkan perubahan dan transformasi yang menyeluruh, dibutuhkan komitmen dan kolaborasi antara seluruh pemegang kepentingan khususnya pemerintah dan penegak hukum lainnya,” kata Yakup di peluncuran Perqara di Jakarta, Selasa (28/11).

Ia menuturkan, Perqara tak hanya ingin beradaptasi pada perubahan perilaku masyarakat yang secara perlahan mulai mengandalkan teknologi digital. Tapi juga secara aktif mendorong perubahan itu.

“Konsultasi hukum gratis merupakan langkah awal dari banyaknya layanan-layanan hukum lainnya yang akan didigitalisasi,” ujar Yakup.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yang juga hadir menyambut baik peluncuran Perqara ini.

“Dengan adanya keterlibatan generasi muda, Perqara hadir untuk memperkaya pemanfaatan ruang digital menjadi sarana pendampingan hukum yang inklusif bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Menpora Dito.

Ia berharap, platform konsultasi hukum ini bisa semakin besar dan makin masifdigunakan masyarakat.

Prosesi peluncuran Perqara ini ditandai dengan hand scanning yang dilakukan Menpora Dito bersama dengan Founder Perqara Yakup Hasibuan, Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan dan Kepala Biro Teknologi Informasi (Karotekinfo) Div TIK Polri Nugroho Slamet Wibowo. (NVR)

By Editor2