JAKARTA, AKURATNEWS – Tak hanya bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia, program ‘Qurban Penuh Manfaat’ dari Human Initiative (HI) juga dirasakan oleh masyarakat negara lain, bahkan hingga ke benua Afrika.

Hal ini diungkapkan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati di sela peluncuran program ‘Qurban Penuh Manfaat’ di Jakarta, Selasa (6/6). Selain di Indonesia, HI, ujar Tomy juga menargetkan distribusi daging kurban ke delapan negara, yakni Somalia, Uganda, Kenya, Tanzania, Bosnia, Myanmar Palestina dan Turki.

“Wilayah tersebut merupakan wilayah dengan angka konsumsi daging rendah, marginal, angka stunting tinggi dan terdampak bencana. Beberapa di antaranya bahkan hanya bisa mengonsumsi daging setahun sekali, yakni saat Hari Raya Idul Adha,” ucap Tommy.

Sedangkan di Indonesia sendiri, imbuh Tomy, pendistribusian kurban akan dilakukan di 171 kabupaten dan kota di 21 provinsi.

Dalam program ‘Sebar Qurban’ ini, HI juga mengusung tiga nilai utama.

“Pertama, kurban sesuai syariat. Pada nilai ini, Human Initiative memastikan bahwa hewan yang akan disembelih telah sesuai aturan,” ujar Tommy.

Pihaknya juga berharap, program ini dapat memberikan manfaat luas, baik bagi penerima manfaat, peternak lokal dan pekurban. Peningkatan ekonomi lokal juga menjadi fokus HI dalam menyebarkan manfaat kurban. Guna mendukung hal itu. HI berkolaborasi dengan lebih banyak peternak lokal, baik untuk penyediaan hewan maupun pendistribusian.

“Kami ingin ibadah kurban memberikan efek berganda (multiplier effect). Selain sebagai bentuk ibadah bagi pekurban, berkurban juga memberikan manfaat bagi penerima kurban. Tahun ini, kami bekerja sama dengan 58 mitra peternak lokal. Kami berharap, program ini dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” ujar Tommy.

HI juga berkomitmen memberikan laporan kepada pekurban paling lambat 14 hari setelah pemotongan hewan. Laporan ini bisa didapatkan melalui email ataupun pesan WhatsApp. Tomy menjelaskan, pekurban akan mendapatkan tiga jenis laporan, yakni laporan konfirmasi pendaftaran peserta kurban, laporan berisi informasi wilayah yang akan dikirimkan sebelum pemotongan, dan laporan final beserta dokumentasinya.

“Pekurban (juga) dapat mengecek nama peserta kurban secara online melalui solusipeduli.org,” jelas Tomy.

Program Sebar Qurban dapat diakses masyarakat secara mudah. Pekurban dapat membeli hewan kurban secara online, baik melalui laman Human Initiative, maupun partner marketplace, seperti Blibli.

HI juga akan membuka booth di sejumlah lokasi untuk menjangkau pekurban secara offline. Nantinya, pekurban dapat memilih tiga jenis hewan kurban. Pertama, tipe A, yakni 1/7 sapi dengan bobot sekitar 200 kg. Produk yang dibanderol dengan harga Rp 1.875.000 ini akan didistribusikan ke penerima kurban yang berada di wilayah Indonesia Timur dan Afrika.

Kedua, tipe B, yakni 1/7 sapi dengan bobot sekitar 250 kg. Produk ini dibanderol dengan harga Rp 2.600.000 dan akan didistribusikan ke wilayah Indonesia Timur, Indonesia Barat, dan Myanmar. Ketiga, tipe C, yakni seekor kambing atau domba dengan berat sekitar 23 kg. Produk yang dihargai Rp 1.975.000 ini akan didistribusikan ke wilayah Indonesia Barat dan Timur. Dengan pilihan beragam dan akses pembelian yang mudah, Human Initiative menargetkan dapat menjangkau 27.700 pekurban dan 329.724 penerima manfaat. (NVR)

By Editor1