JAKARTA, AKURATNEWS.co – IRGC berhasil menggempur sejumlah pangkalan AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah.
Pihak Iran bahkan mengklaim telah menewaskan 500 tentara AS selama perang berlangsung.
Adapun ratusan prajurit Presiden Donald Trump tewas selama perang dengan Iran.
Markas-markas militer AS di sejumlah kawasan pun turut hancur lebur dibombardir Teheran.
Klaim itu disampaikan penasihat militer Iran, Mohsen Rezaei.
Media Press TV milik rezim mengklaim AS telah mengakui 650 tentara AS yang menjadi korban perang dengan Iran.
Di antara angka tersebut, hampir 500 tentara AS tewas.
Sementara data terakhir, empat tentara AS tewas di Yordania dan Irak pada Juli 2026.
Data itu disampaikan menurut informasi terbaru dari Komando Pusat AS (CENTCOM).
Pada akhir Juli, tercatat setidaknya 417 tentara terluka selama perang dengan Iran.
Sementara sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali menyerang pangkalan militer AS di Kuwait.
Serangan menggunakan tiga drone diluncurkan Iran pada Selasa (4/8) waktu setempat.
Media Arab setempat melaporkan bahwa ledakan keras terdengar di provinsi Basra.
Sementara media pemerintah Iran melaporkan kebakaran besar telah terjadi di Kuwait pada Selasa pagi. (Tribun-Video.com)
Foto1: Iran mengklaim telah berhasil menewaskan 500 tentara AS./ Ib.
