Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Akuratnews Akuratnews

Informatif, Edukatif dan Inspiratif

Akuratnews Akuratnews

Informatif, Edukatif dan Inspiratif

  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Militer
    • Kepolisian
    • Industri
    • Energi
    • Perikanan & Kelautan
  • EKONOMI & BISNIS
    • Asuransi
    • Finance
    • Koperasi
    • Perbankan
    • Pertanian & Perkebunan
    • UMKM
    • Perikanan
    • PROPERTY
  • GAYA HIDUP
    • Aksesoris
    • Busana
    • Kecantikan
    • Hangout
  • HIBURAN
    • Budaya
    • Film & TV
    • Musik
    • Selebriti
  • OLAHRAGA
    • Basket
    • Bela Diri
    • Bulu Tangkis
    • Formula1
    • MotoGP
    • Sepak Bola
    • Voli
  • RELIGI ISLAMI
  • WISATA & KULINER
    • Destinasi
    • Hotel
    • Restoran
  • OTOMOTIF
  • TELCO
  • Opini
  • RAGAM
  • Megapolitan
  • Voicemagz
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Militer
    • Kepolisian
    • Industri
    • Energi
    • Perikanan & Kelautan
  • EKONOMI & BISNIS
    • Asuransi
    • Finance
    • Koperasi
    • Perbankan
    • Pertanian & Perkebunan
    • UMKM
    • Perikanan
    • PROPERTY
  • GAYA HIDUP
    • Aksesoris
    • Busana
    • Kecantikan
    • Hangout
  • HIBURAN
    • Budaya
    • Film & TV
    • Musik
    • Selebriti
  • OLAHRAGA
    • Basket
    • Bela Diri
    • Bulu Tangkis
    • Formula1
    • MotoGP
    • Sepak Bola
    • Voli
  • RELIGI ISLAMI
  • WISATA & KULINER
    • Destinasi
    • Hotel
    • Restoran
  • OTOMOTIF
  • TELCO
  • Opini
  • RAGAM
  • Megapolitan
  • Voicemagz
Subscribe
Close

Search

NEWS

Sentil Mahfud yang Sebut Suami Korupsi Gegara Istri Tak Baik, Eva Sundari: Menyedihkan, Cawapres Kok Bias Gender dan Seksis

By Editor1
18/12/23 10:20PM 2 Min Read
0

JAKARTA, AKURATNEWS.co – Jubir Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Eva Kusuma Sundari menegaskan, pendapat cawapres nomor urut dua, Mahfud MD bahwa suami yang korupsi karena istrinya tak baik, dianggap bias gender.

“Pendapat Pak Mahfud bias gender dan seksis cerminan mesoginis (pembenci perempuan). Ini menyedihkan karena beliau bicara berdasar prasangka buruk seperti ungkapan bahwa perkosaan adalah karena dipicu kegenitan perempuan, atau perempuan sumber maksiat,” kata Eva, Senin (18/12).

Saat menghadiri Halaqoh Kebangsaan dan Pelantikan Majelis Dzikir Al Wasilah di Asrama Haji Padang, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/12), Mahfud yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu mengatakan kalau seorang suami tersandung kasus korupsi itu karena istrinya tidak baik.

Eva menilai, ucapan Mahfud tersebut mencerminkan khas masyarakat patriarkhi yang percaya superioritas laki-laki dan mengkelas duakan perempuan.

“Pernyataan khas masyarakat patriarchal yang percaya superioritas laki-laki dan mengkelasduakan perempuan,” ujarnya.

Eva pun memaparkan data korupsi bahwa pelaku korupsi terbesar adalah laki-laki, karena laki-laki mendominasi posisi strategis yang memberi kesempatan untuk korupsi.

“Perempuan bukan pelaku dan bahkan korban laki-laki yang korup tetapi kemudian disalahkan. Laki-laki, yang korup itu ya karena salahnya laki-laki sendiri: lemah iman, pengecut lagi (nyalahkan istri) padahal korupsi kebanyakan motifnya keserakahan misalnya atas harta, tahta, wanita,” tegas Eva.

Ia melanjutkan, tuduhan Mahfud pada istri merupakan tuduhan lucu, karena laki-laki juga minta posisi kepemimpinan dalam keluarga (atas istri dan anak). Korupsi cermin kegagalan kepemimpinan diri laki-laki.

“Ketika gagal kok tidak tanggung jawab dan malah cari kambing hitam? Yang punya kesempatan dan desire to corrupt itu ya laki-laki, bukan perempuan,” jawab Eva.

Untuk itu, lanjutnya AMIN harus menghilangkan prasangka buruk terhadap warga negara yang selama ini masih diperlakukan sebagai kelas dua (didiskriminasi, stigmatisasi, obyek kekerasan, marginalisasi dll) untuk naik kelas dan setara dengan laki-laki.

“Diskriminasi gender dan SARA yang hidup di kepala-kepala orangitu harus dihilangkan. Kemakmuran untuk Semua, karena semua warga setara,” tandasnya. (NVR)

Tags:

Eva SundarigenderKorupsiMahfud MD
Author

Editor1

Follow Me
Other Articles
Previous

Ada Korupsi Lelang Jabatan dan PBJ, KPK Gelar OTT Senyap di Maluku Utara

Next

Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik Libur Natal dan Tahun Baru 2024

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Setelah Prancis, Kini Giliran Austria Melarang Pemakaian Jilbab Bagi Siswi di Sekolah
  • Sebanyak 20 Ribu Pasang Mata Jadi Saksi Kesuksesan Konser 40 Tahun Kahitna
  • Kedudukan Seorang Ibu dalam Islam
  • Menlu Sugiono Jadi Ketum PB IPSI Gantikan Prabowo
  • Susunan Direksi Bank BTN yang Baru, Hasil RUPS 2026
  • HOME
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Copyright 2026 — Akuratnews. All rights reserved. MTM NETWORK