​Sinyal BTS 4G 3T Menyala, Kontraktor: Bayar Keringat Kami yang Belum Lunas!

0
Pembangunan Menara BTS

JAKARTA, AKURATNEWS.co — Di balik megahnya menara Base Transceiver Station (BTS) 4G di wilayah Terdepan, by Terluar, dan Tertinggal (3T), tersimpan kisah pilu para kontraktor dan subkontraktor.

Niat tulus membangun negeri justru berujung petaka finansial akibat mega korupsi.

​Perjuangan Ekstrem Tanpa Hasil
​Demi meratakan pembangunan, para kontraktor bekerja melampaui batas kemampuan dengan modal kas pribadi dan pinjaman bank.

​Menyewa kapal kayu untuk menembus sungai-sungai ganas di Kalimantan.

​Menandu semen dan besi menara menyusuri perbukitan terjal di Nusa Tenggara.

​Mempertaruhkan keselamatan di tengah tingginya risiko keamanan di Papua.

​Tagihan Ratusan Miliar Membeku
​Saat kasus korupsi diusut Kejaksaan Agung, alur pembayaran dari konsorsium utama mendadak dihentikan sepihak.

Padahal, fisik bangunan di lapangan sudah rampung 100%. Akibatnya, tagihan ratusan miliar rupiah membeku dan menghantam ekonomi keluarga para kontraktor.

“Pekerjaan fisik di lapangan sudah berdiri 100%, tetapi pembayaran kami dihentikan secara sepihak. Seluruh biaya operasional dan upah tukang sudah kami talangi pakai kas pribadi hingga pinjaman bank, sementara tagihan ratusan miliar rupiah kini membeku dan menghantam ekonomi keluarga kami,” ungkap surya salah satu perwakilan kontraktor lapangan, kepada Akuratnews.co, melalui siaran pers pada Rabu (04/11).

​Tuntaskan Hak Pekerja
​Kini, jaringan internet di wilayah 3T perlahan mulai aktif. Namun, para kontraktor menilai perayaan tersebut tidak adil jika dibangun di atas penderitaan mereka.

Mereka menuntut agar hak dan peluh keringat mereka dilunasi sebelum ada pihak yang mengklaim keberhasilan pembangunan secara utuh./ Ib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *