JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat  “Strategi Memanfaatkan Dunia Digital untuk Meingkatkan Produktifitas Diri”.

Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Ir. Rudianto Tjen (Anggota Komisi I DPR RI), Ir. Woro Indah Widiastuti, MT (Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Advokasi, da Informasi Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta), dan Dr. Syaiful, S.Pd. M.Pd. (Kaprodi Bimbingan Konseling Islam Universitas Al-Azhar Indonesia). Seminar ini diselenggarakan pada hari Jum’at, 28 Juli 2023 melalui platform zoom meeting.

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Seminar Merajut Nusantara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan talenta digital sambut bonus demografi pada saat ini.

Pemaparan diawali oleh Bapak Ir. Rudianto Tjen Selaku Anggota Komisi I DPR RI. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa,“

Pesatnya perkembangan era digital yang terus berlanjut, dunia digital menyajikan berbagai peluang bagi individu untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan strategi yang tepat, kita dapat mengoptimalkan potensi teknologi digital untuk mencapai tujuan dengan lebih efektif. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan dunia digital dan meningkatkan produktivitas pribadi,” papar Rudianto.

Paparan kedua disampaikan oleh Ir. Woro Indah Widiastuti, MT selaku (Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Advokasi, da Informasi Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta). Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,

“Tugas utama BAKTI adalah penyediaan infrastruktur dan ekosistem TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bagi masyarakat yang didanai dari kontribusi KPU/USO Penyelenggara Telekomunikasi yang besarnya 1,25% dari pendapatan kotor tahunan penyelenggara telekomunikasi. Tentunya hal ini selaras dengan Visi, Missi BAKTI yaitu Menjembatani kesenjangan digital untuk masa depan Indonesia yang lebih baik dan Memberikan Layanan Kewajiban Pelayanan Universal (KPU/USO)yang berkualitas dan tepat sasaran dalam rangka mengatasi kesenjangan digital di Indonesia,” papar Woro.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Dr. Syaiful, S.Pd. M.Pd. (Kaprodi Bimbingan Konseling Islam Universitas Al-Azhar Indonesia). Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa,

“Kemajuan teknologi digital saat ini menuntut generasi sekarang untuk dapat bekerja cepat, tepat, efektif dan efisien, dengan mobilitas tinggi untuk bisa beradaptasi dengan berbagai bidang pekerjaan yang sebagian besar berbasis teknologi kreatif,” papar Syaiful.

Kemudian Syaiful menambahkan, “Teknologi digital juga perlu dipandang hanya digunakan sebagai sarana saat dibutuhkan atau situasi urgent atau penting saja. Bukan mendominasi segala aktivitas kita sebagai manusia. Penggunaan teknologi digital perlu memegang prinsip sarana itu adalah objek, bukan subjek. Maka perlu ditelaah, apa jenis objek teknologi yang dapat membuat kehidupan kita menjadi produktif penggunaannya. Untuk memaksimalkan teknologi digital agar menjadikan sarana generasi muda lebih kreatif dan produktif. Perlu berfokus pada informasi positif sambil terus meningkatkan kualitas kehidupan sosial yang produktif,” tambahnya./Ib.

By Editor1