Tantowi Yahya Soroti Lemahnya Komunikasi Pemerintah Saat Ini

0
Tantowi Yahya

JAKARTA, AKURATNEWS.co – Tantowi Yahya melalui akun Instagram pribadinya menyoroti buruknya komunikasi publik pemerintah. Politikus, presenter sekaligus musisi ini menyebut komunikasi menjadi satu titik lemah pemerintah hari ini.

“Suara yang mengatasnamakan pemerintah terhadap isu-isu terkini tidak sedikit kontrakdiktif satu sama lain. Membingungkan dan bisa berakibat fatal dalam konteks hubungan antar negara”, kata Tantowi dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Akuratnews.co pada Selasa (27/10).

Tantowi pun memberikan berbagai contoh yang cenderung kontradiktif dari tanggapan para pejabat pemerintah dalam menanggapi soal kasus karhutla yang diprotes oleh negara tetangga Singapura.

“Saya ambil contoh, menanggapi protes Singapura terkait asap, tiga pejabat pemerintah buat pernyataan dengan POV masing-masing.
– Jubir Kemlu mendorong penyelesain lewat jalur diplomatik. Asean bisa dijadikan forum. Isu sensitif bisa diselesaikan dalam ruang tertutup.
– Bakom balik menyerang Singapura dengan menegaskan Indonesia bukan saja kirim asap tapi juga oxygen. Udara untuk bernafas di negeri itu berasal dari hutan2 di Indonesia. Pernyataan ini banyak digugat karena kontroversial.
– Menteri ESDM mengancam tidak akan kirim gas lagi ke negara yang tidak suka Indonesia. Nuansanya sangat emosional dan berjangka pendek, ” lanjut Tantowi.

Lebih lanjut Tantowi menyimpulkan bahwa setidaknya ada tiga (3) penyebab dari lemahnya komunikasi pemerintah menangapi hal tersebut diatas.

“Sebagai pemerhati komunikasi publik, saya melihat ada 3 penyebabnya :
1. No single narrative. Tidak ada pesan tunggal terhadap satu issue.
2. Lack of coordination. Tidak ada kordinasi diantara mereka yang diberikan mandat utk komunikasi ke publik atas nama pemerintah.
3. Lack of credbility. Dalam komunikasi publik, pesan yang sukses banyak ditentukan oleh siapa penyampainya. Figur yang bermasalah, tidak kredibel dan mempunyai tingkat penolakan tinggi dari publik akan memperlambat jalannya sebuah pesan. Terdengar kejam tapi itulah faktanya. Dalam musik ada adagium “The singer not the song”. Lagu yang biasa2 saja bisa terdengar indah ketika dinyanyikan oleh penyanyi yang tepat dan disukai khalayak,” Lanjut Tantowi lagi.

Unggahan Tantowi pun menuai tanggapan beragam dari warganet. Akun @Fitriani 7814 menyebut ” Jangankan Narasi ke Negara lain. Penyampaian ke Rakyat ajaa bikin bingung,” tulisnya.

Sementra akun @Ivan.Caris Sulut menaggapi dengan menulis, “Setelah Dino, kini Tantowi. Semoga makin banyak Dino2 dan Tantowi2 lain yg berani menyuarakan dan meluruskan hal2 yg dirasa bengkok…” tulisnya.

Akun @blfs09 juga menanggapi dengan menulis “Perlu kyknya kita punya senior diplomat dapat memberikan masukkan ke Pemerintah, siapa yang harus berstatement apabila ada hubungan antar negara,” tulisnya.

Kedepan menurut Tantowi Indonesia masih akan banyak menghadapi masalah, namun membuat publik mengerti, paham, maklum dan mendukung memerlukan komunikasi tingkat tinggi yang terorkestrasi dengan baik./Ib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *