JAKARTA, AKURATNEWS.co — Transformasi digital yang dijalankan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kini berjalan beriringan dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Langkah itu mendapat pengakuan setelah kampus tersebut menerima Certificate of Compliance UI GreenMetric dengan predikat Three Trees Rating (3 Pohon), sebuah capaian yang menandai keseriusan UIN Siber Cirebon membangun ekosistem green campus.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh tim asesor UI GreenMetric, Dr. Nyoman Swarta, S.T., M.T., M.Agr., dan Dr. Abellia Anggi Wardani, S.Hum., M.A., kepada Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., pada penutupan rangkaian The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages. Prosesi berlangsung di hadapan jajaran pimpinan universitas, para dekan, kepala unit, serta Tim UI GreenMetric UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Predikat Three Trees Rating menjadi pencapaian yang dinilai membanggakan mengingat UIN Siber Cirebon baru memasuki tahap awal program pendampingan UI GreenMetric. Hasil asesmen tersebut mencerminkan komitmen kampus dalam mengintegrasikan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan ke dalam proses transformasi institusi.
Asesor UI GreenMetric, Dr. Nyoman Swarta, menilai capaian itu lahir dari komitmen kuat pimpinan dan seluruh sivitas akademika dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.
“Kami melihat keseriusan universitas membangun sistem keberlanjutan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi diwujudkan melalui berbagai implementasi nyata di lingkungan kampus,” ujarnya.
Penilaian serupa disampaikan Dr. Abellia Anggi Wardani. Menurutnya, perubahan fisik maupun tata kelola lingkungan kampus terlihat signifikan dibandingkan sebelumnya. Saat melakukan campus tour, tim asesor menemukan kawasan hijau yang semakin tertata, fasilitas pendukung keberlanjutan yang terus berkembang, serta suasana kampus yang lebih nyaman.
“Ini menunjukkan visi sustainability benar-benar dijalankan secara konsisten,” katanya.
Bagi Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas capaian institusi, melainkan penegasan arah transformasi kampus sebagai Cyber Islamic University.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan kampus. Green Campus bukan sekadar mengejar pemeringkatan, tetapi menjadi bagian dari transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang mengintegrasikan teknologi digital, inovasi, dan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam seluruh aspek pengelolaan kampus,” ujar Prof. Aan.
Ia menegaskan, seluruh rekomendasi dari tim asesor akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis guna meningkatkan capaian pada asesmen UI GreenMetric berikutnya.
Dalam evaluasinya, UI GreenMetric mendorong UIN Siber Cirebon mempercepat pemanfaatan energi terbarukan melalui perluasan pemasangan panel surya, pengembangan biodigester, tenaga angin, hingga mikrohidro. Kampus juga didorong mengembangkan hasil riset energi terbarukan menjadi inovasi yang memiliki nilai ekonomi, sekaligus melakukan audit energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan listrik.
Rekomendasi lainnya menyangkut penguatan konsep smart building, penerapan teknologi hijau, pembangunan gedung hemat energi, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan ruang terbuka hijau. Di sektor transportasi, kampus juga didorong memperluas penggunaan kendaraan listrik, membatasi kendaraan berbahan bakar fosil, serta mengembangkan sistem mobilitas ramah lingkungan.
Di balik berbagai catatan pengembangan tersebut, tim asesor turut memberikan apresiasi terhadap sejumlah inovasi yang telah dimiliki UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Salah satunya adalah Aviary, yang dinilai berpotensi berkembang menjadi pusat konservasi keanekaragaman hayati apabila dikelola dengan orientasi ekologis jangka panjang.
“Aviary bukan hanya menjadi pelengkap penilaian, tetapi dapat dikembangkan sebagai pusat konservasi flora dan fauna lokal sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan pendidikan,” kata Dr. Abellia.
Apresiasi juga diberikan terhadap Cyber Water, produk air minum hasil kolaborasi kampus dengan mitra industri. Menurut Dr. Nyoman, inovasi tersebut memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan melalui riset sehingga pada masa depan kampus mampu membangun sistem produksi air minum secara mandiri sebagai bagian dari ekosistem kampus berkelanjutan.
Perolehan Certificate of Compliance dengan predikat Three Trees Rating menjadi tonggak penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meneguhkan identitasnya sebagai perguruan tinggi berbasis digital yang tidak hanya unggul dalam inovasi teknologi, tetapi juga menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi pembangunan.
Bagi UIN Siber Cirebon, kampus hijau bukan sekadar simbol atau target pemeringkatan. Ia merupakan investasi jangka panjang untuk menghadirkan ruang belajar yang sehat, nyaman, inklusif, sekaligus berkelanjutan bagi generasi masa depan./Teg.
