JAKARTA, AKURATNEWS – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) siap mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air.
Ketua Pengurus YDBA Sigit P Kumala mengatakan potensi pengembangan kendaraan listrik sangat besar. “Kalau pasarnya sudah terbuka lebar, UMKM binaan YDBA pasti akan memberikan kontribusinya. Apalagi kami mengembangkan UMKM dengan pendekatan QCD (quality, cost, delivery) sehingga sinkron dengan kebutuhan pengembangan kendaraan listrik,” kata Sigit di Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di ICE BSD, Tangerang, akhir pekan lalu.
Dalam pameran GIIAS kali ini, YDBA menghadirkan berbagai produk UMKM yang ditampilkan dalam 7 zona, yaitu zona pohon industri, manufaktur, bengkel, inovasi, teknologi tepat guna, alat kesehatan dan zona fun area.
Baca artikel lainnya: Miss Universe Organization Cabut Lisensi Miss Universe Indonesia
Sigit mengungkapkan saat ini UMKM binaan YDBA baru mengembangkan motor listrik. “Beberapa order sudah masuk untuk kebutuhan motor listrik, seperti body plastik dan beberapa komponen lainnya,” ujar Sigit.
Berkaitan dengan program YDBA, Sigit menjelaskan tidak tergantung pada satu sektor otomotif tapi punya satu keterlibatan koneksi dengan dengan bidang-bidang lain. Tujuannya, supaya ekosistemnya menjadi lebih kuat.
“Kalau ekosistem ini sangat kuat, kan otomatis akan melibatkan banyak UKM yang ada di situ, lebih banyak tenaga kerja terserap dan nilai tambah lebih besar,” paparnya.
Sigit menegaskan YDBA berusaha mempercepat proses kemandirian UMKM agar nanti mereka masuk ke sektor-sektor yang baru sudah siap dengan QCD-nya
“Memang tergantung UMKM-nya. Kalau mereka rajin, 3 tahun sudah tercapai QCD-nya,” pungkas Sigit./Agn.
