JAKARTA, AKURATNEWS.co – Guna mewadahi bakat hebat anak bangsa di bidang Robotika, Pengurus Besar (PB) Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menyelenggarakan Turnamen Robotik Indonesia 2024 yang memperebutkan Piala Ketua MPR, Bambang Soesatyo.

Mengusung tema ‘Inovasi Berkelanjutan di Bidang Robotika Menuju Indonesia Emas 2045’, acara ini akan berlangsung di GOR Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur pada 17-19 Mei 2024 dan akan dibuka Ketua MPR, Bambang Soesatyo yang juga Ketua Dewan Pembina PB PRSI.

Ada tujuh kategori yang dilombakan dalam turnamen ini. Pertama, ‘Robot Sumo’ yang merupakan kompetisi dimana robot otonom atau semi-otonom dirancang dan diprogram untuk bertanding seperti olahraga Sumo, yakni mendorong robot lain keluar dari lingkaran pertandingan atau menghentikan lawan bergerak.

Kedua, ‘Robot Soccer’ merupakan olahraga yang melibatkan robot otonom yang dirancang untuk bermain sepakbola melawan tim lawan. Setiap robot dilengkapi dengan sensor, pemrosesan data, dan kemampuan navigasi untuk bergerak di lapangan, mendeteksi bola serta berinteraksi dengan rekan satu timnya.

Ketiga ‘Robot Line Follower’ yang merupakan robot yang dirancang untuk mengikuti garis atau jalur yang telah ditentukan secara visual.

Keempat ‘Robot Kreatif Rancang Bangun’ merupakan jenis robot yang memilikinya kemampuan untuk menghasilkan karya seni atau karya kreatif lainnya.

Kelima adalah ‘Robot Transporter’. Robot transporter adalah jenis robot yang dirancang khusus melakukan tugas transportasi atau pengangkutan barang dari satu tempat ke tempat lain. Jenis robot ini beragam dalam desain dan ukuran. Mulai dari robot kecil yang digunakan di dalam fasilitas produksi atau gudang, hingga kendaraan otonom yang lebih besar digunakan di luar ruang untuk mengangkat barang secara mandiri.

Keenam adalah ‘Robot Amphibious Solar Vehicle’ merupakan jenis robot kendaraan yang dirancang untuk beroperasi di darat dan air. Robot ini menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utamanya. Dilengkapi dengan panel surya yang terpasang di permukaannya untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik guna menggerakkan robot.

Sedangkan kategori ketujuh, robot kreatif yang digerakan melalui smartphone atau wifi.

Dijelaskan Ketua Umum PB PRSI, Wahyu Hidayat, Turnamen Robotik Indonesia 2024 ini baru pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia dan nantinya akan menjadi event tahunan.

“Turnamen ini merupakan ajang untuk mengembangkan dan memajukan bidang robotik di tingkat pelajar, mahasiswa hingga umum. Disamping menguji ketrampilan teknis dan kreativitas dalam merancang, membangun dan mengoperasikan robot dan akan diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia,” kata Wahyu di Jakarta, Sabtu (4/5).

Peserta kompetisi ini juga akan datang dari berbagai sekolah atau institusi di Indonesia dalam membangun dan mengoperasikan robot yang mereka buat sendiri dengan berbagai macam tantangan yang mencangkup pemrograman, desain mekanik dan strategi dalam mengoperasikan robot.

“Persiapannya sudah 80 persen dan minggu depan akan mencapai 100 persen,” terang Wahyu.

Turnamen Robotik Indonesia lanjut Wahyu menjadi platform yang sangat baik untuk memupuk minat siswa dalam ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa dan matematika.

“Pemenangnya akan dinilai berdasarkan kinerja robot dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu atau dalam pertandingan langsung melawan robot lainnya. Nantinya para pemenang Kejuaraan Nasional Turnamen Robotik Indonesia 2024 Piala Ketua MPR RI akan mewakili Indonesia dalam turnamen robotik internasional ‘World Robotic Center Competition’ di Singapura pada September 2024,” jelasnya.

Selanjutnya tambah Wahyu Robotika sendiri diharapkan masuk dalam agenda salah satu cabang olahraga (cabor) di Indonesia, selain itu juga dimasukan dalam kurikulum pendidikan.

“Agar tumbuh minat para pelajar, untuk mengedukasi robotik di Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PRSI, Dwi Nugroho Marsudianto menambahkan, sampai saat ini peserta yang terdaftar sudah hampir 400 tim dan ini masih berjalan seminggu ke depan.

“Perkiraan kami target di 700 tim nasional untuk tujuh kategori tersebut, dan dengan target 3.000 peserta dan 10 ribu pengunjung diharapkan dapat memecahkan Rekor MURI,” imbuhnya. (NVR)

By Editor1