TAPANULI SELATAN, AKURATNEWS.co – Langit di lereng perbukitan Sipirok pagi itu tampak lebih cerah dari biasanya.

Di antara hamparan hijau dan udara yang sejuk, warga bersiap menyambut tradisi yang telah diwariskan turun-temurun: munggahan, momen kebersamaan jelang datangnya Ramadhan.

Tahun ini, suasana Munggahan di Tapanuli Selatan (Tapsel) terasa lebih istimewa. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 10 ekor sapi untuk masyarakat setempat sebagai bagian dari penyambutan Ramadhan 1447 H.

Munggahan, atau punggahan merupakan tradisi masyarakat muslim di berbagai daerah di Indonesia untuk menyambut bulan suci dengan doa dan makan bersama.

Di Tapanuli Selatan, tradisi ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi ruang mempererat silaturahmi dan menguatkan solidaritas sosial.

Penyerahan bantuan sapi dilakukan oleh Deputi II BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, dan disaksikan langsung Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Sabtu (14/2).

Di hadapan masyarakat, Imdadun mengajak warga menyambut Ramadan dengan penuh syukur dan semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan solusi sosial yang dihadirkan untuk menjawab persoalan umat.

“Penyerahan sapi ini menjadi bukti bahwa zakat hadir memberikan jalan keluar. Ia membantu yang sedang kesulitan dan menjadi sarana ibadah sosial bagi yang mampu,” ujarnya.

Bantuan 10 ekor sapi tersebut nantinya akan disalurkan kepada keluarga terdampak banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Selatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan, Jon Sujani Pasaribu berharap, momentum ini menjadi titik awal kebangkitan masyarakat.

“Mudah-mudahan ini adalah awal kebangkitan bagi masyarakat Tapanuli Selatan,” ucapnya.

Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas dukungan BAZNAS. Ia mengatakan, munggahan biasanya digelar satu atau dua hari menjelang Ramadhan, dan kehadiran bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya mereka yang tengah bangkit dari musibah.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan melaksanakan munggahan. Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara Prof. Mohammad Hatta beserta jajaran, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Camat Sipirok, Ketua MUI Kecamatan Sipirok, Direktur BNPB Tapanuli Selatan Nelwan Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil, serta para penerima manfaat hunian tetap.

Di tengah suasana hangat itu, bantuan sapi bukan sekadar simbol materi. Ia menjadi representasi gotong royong, wujud keberkahan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dan di Tapanuli Selatan, harapan itu hadir bersama aroma masakan munggahan, tawa anak-anak, dan keyakinan bahwa kebersamaan mampu menguatkan langkah menyongsong bulan suci. (NVR)

By editor2