JAKARTA, AKURATNEWS.co – Kembali, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerima penyaluran infak kemanusiaan Palestina. Kali ini dari Ikatan Keluarga Alumni STAN (IKANAS STAN) sebesar Rp254.527.482.

Penyerahan infak tersebut dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (14/11) dengan dihadiri Wakil Ketua BAZNAS, Mo Mahdum SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec serta Wakil Ketua IKANAS STAN, Taufiq Supriyadi.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS, Mo Mahdum mengucapkan terima kasih kepada IKANAS STAN yang telah mempercayakan donasinya melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat Palestina.

“Dalam hal ini BAZNAS berupaya untuk terus memfasilitasi dan mendukung kepedulian masyarakat Indonesia. BAZNAS juga memastikan penyaluran donasi ini dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Mahdum mengatakan, BAZNAS telah melakukan pengiriman bantuan tahap pertama melalui jalur Kementerian Luar Negeri RI pada pekan lalu. Untuk tahap selanjutnya, BAZNAS akan mengirimkan bantuan melalui lembaga filantropi lokal Misr Al-Kheir, Bayt Zakat dan Shadaqat Mesir, serta Egyptian Red Crescent (ERC).

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Palestina, kita niatkan semua ini kita lakukan semata-mata untuk ibadah. Semoga ke depan BAZNAS dan IKANAS STAN dapat berkolaborasi melalui berbagai program lainnya,” ucap Mahdum.

Sementara itu, Wakil Ketua IKANAS STAN, Taufiq Supriyadi menyampaikan, donasi yang diberikan merupakan wujud kontribusi dari IKANAS STAN terhadap masyarakat Palestina.

“Donasi masih terus kita buka di lingkungan IKANAS STAN. Kami mengucapkan terima kasih kepada setiap individu yang telah bersama-sama berkontribusi dalam aksi kebaikan ini. Donasi ini selanjutnya kami serahkan kepada BAZNAS untuk didistribusikan kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” ujar Taufiq.

Taufiq berharap, bantuan tersebut dapat memberikan harapan baru serta membantu kebutuhan dasar masyarakat Palestina di tengah konflik yang belum juga mereda. (NVR)

By Editor1