IZMIR, AKURATNEWS.co – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Ankara, Turki melaksanakan pemungutan suara awal Pemilu 2024 dengan metode kotak suara keliling (KSK) di tiga titik di Turki sejak Kamis (8/2) waktu setempat.

Sebanyak 615 pemilih melaksanakan hak pilihnya dengan metode KSK di tiga titik di wilayah Turki, yaitu KSK 001 Antalya sebanyak 150 pemilih dan Izmir 182 pemilih serta KSK 002 Kutahya sebanyak 283 pemilih.

Anggota PPLN Ankara, Bondhet Suryonurwendo mengatakan, KSK di Izmir diharapkan mencapai 80 persen pemilih.

“Dari PPLN Ankara sendiri memang KSK hari ini sudah selesai di Izmir, yang mencoblos pun di Kutahya kemarin 100% bahkan lebih dari itu karena ada DPTLN dan DPK, di Antalya kemarin sekitar 50% dan di kalau di Izmir sendiri kita harapannya bisa lebih dari 80% yang memilih,” ungkap Bondhet.

Terdapat dua PPLN yang berugas di Turki, yaitu PPLN Ankara dan PPI Istanbul, keduanya menerapkan metode pencoblosan yang sama, terdiri dari metode POS, KSK dan TPSLN. PPLN Ankara membawahi 72 wilayah di Turki dan PPLN Istanbul 9 wilayah seperti Istanbul, Kocaeli, Edirne, Yalova dan Kirklareli.

Pemilihan menggunakan POS sudah dirampungkan kedua PPLN, dari tanggal 8 Januari surat suara sudah dikirimkan secara berkala kepada pemilih sampai pada tanggal 10 Februari, setelah pemilih menggunakan hak suaranya, surat suara akan dikirimkan kembali sampai tanggal 7 Februari.

Tercatat 6.161 WNI yang terdaftar sebagai pemilih di DPTLN, PPLN Istanbul juga sudah merampungkan metode KSK di Bursa pada hari Jumat (09/02/2024) pada pukul 14.00 – 18.00 waktu setempat.

PPLN Ankara dan Istanbul akan menutup rangkaian pencoblosan dengan metode TPSLN di hari Sabtu (11/02/2024) di tiga titik, yaitu TPSLN 001 Ankara dan Istanbul serta TPSLN 002 Sakarya.

Dubes Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama menyampaikan harapanya untuk Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan asas penyelenggaraan pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Sesuai dengan prinsip-prinsip pemilu karena sejak awal bahkan pada saat kita melakukan deklarasi pemilu damai dengan berbagai elemen Masyarakat, bersama dengan PPLN, KPPSLN, KBRI dan seluruh elemen masyarakat kita berkomitmen untuk memastikan atau mengawal proses demokrasi di Indonesia khususnya di Turki ini,” ujar Dubes Rizal dalam pencoblosan di KSK Izmir.

“Sehingga bisa mengantarkan sebuah pemilihan Uuum yang betul-betul transparan akuntable fair tidak ada apa celah sehingga bisa kita bisa mengantarkan rakyat kita untuk memilih pemimpin-pemimpinnya untuk membawa Indonesia lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Dubes Rizal juga menyampaikan nasehatnya kepada anak muda yang menjadi pemilih pemula untuk menggunakan hak suaranya, menurutnya anak muda harus berkontribusi dalam pemilu ini karena pilihanya akan menentukan Indonesia kedepan dan anak muda akan menjadi bagian sejarah Indonesia untuk merayakan 100 tahun kemerdekaanya.

Sementara itu, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag 2024 telah menyelenggarakan proses pemungutan suara pada Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang berlokasi di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda.

Pemungutan suara pada TPSLN merupakan salah satu dari metode pemungutan suara yang diadakan PPLN Den Haag selain metode Pos yang telah berlangsung sejak 10 Januari 2024.

Proses pemungutan suara di Belanda mengakomodasi sejumlah 13.162 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN), dengan rincian 11.849 Pemilih melalui TPS dan 1.313 pemilih melalui Pos.

Selain DPTLN, PPLN Den Haag juga melayani sekitar 1.671 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri (DPTbLN), dan Daftar Pemilih Khusus Luar Negeri (DPKLN).

Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, PPLN menyediakan tujuh TPSLN yang seluruhnya terkonsentrasi di satu tempat di gedung De Broodfabriek, Rijswijk, serta dua TPSLN melalui Pos.

Selain itu, PPLN berkolaborasi dengan KBRI Den Haag juga mengadakan bazaar dan panggung hiburan bagi masyarakat, baik pemilih maupun para pengantar atau keluarganya.

Proses pemungutan suara dilaksanakan dengan dukungan keterlibatan 55 (lima puluh lima) anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN), dan 14 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat.

Turut membantu dalam proses pemungutan suara dari unsur Panwas LN Den Haag, segenap jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Den Haag), Kepolisian RI, Kementerian Luar Negeri RI, dan Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI.

Untuk menunjang transparansi pelaksanaan pemungutan suara, PPLN Den Haag juga mengundang sejumlah perwakilan saksi yang berasal dari unsur partai politik peserta pemilu, dan perwakilan tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Rangkaian Pemilu 2024 di Belanda akan dilanjutkan dengan perhitungan suara untuk TPSLN yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, dan pada tanggal 17 Februari 2024 untuk penghitungan suara melalui pos sekaligus rekapitulasi suara yang keduanya bertempat di KBRI Den Haag. (NVR)

By Editor1