LUMAJANG, AKURATNEWS.co – Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Senin (4/11/2024) pagi. Pada erupsi kali ini, Gunung Semeru terpantau memuntahkan abu vulkanik tebal setinggi 800 meter.
Dalam rekaman CCTV di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, abu vulkanik berwarna putih kelabu dari puncak kawah gunung api tertinggi di Jawa ini. Sementara itu, berdasarkan laporan pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 milimeter dan durasi 114 detik.
Tidak ada laporan dampak atas aktivitas vulkanik tersebut. Sementara status Gunung Semeru tetap pada level II atau waspada.
Meski demikian petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan ancaman bahaya erupsi susulan. Terutama, warga yang melakukan aktivitas pertambangan di sepanjang Sungai Besuk Kobokan
“Imbauan kepada warga agar tetap waspada terutama di aliran Sungai Besuk Kobokan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.
Ia menyampaikan adanya prakiraan kondisi cuaca ekstrem dalam hari ke depan. Dia juga mengimbau masyarakat sekitar lereng Gunung Semeru untuk tetap berhati-hati karena potensi munculnya ancaman banjir lahar.
“Karena saat ini cuaca ekstrem, agar tidak melakukan kegiatan pertambangan selain itu warga kami imbau tetap berhati-hati,” kata Yudhi.
Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat mematuhi rekomendasi arahan PVMBG untuk menjaga jarak pada radius aman sesuai ketentuan.
Warga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru./Ib
