JAKARTA, AKURATNEWS.co – Sebuah film yang mengusung konsep unik dengan memadukan sejarah dan kuliner serta menawarkan pengalaman sinematik yang segar dan mendalam hadir dalam ‘Rahasia Rasa’.

Lewat tangan sutradara Hanung Bramantyo , film ini diolah hingga memancing rasa ingin tahu penonton terhadap sejarah melalui pendekatan berbeda. Menurutnya, bioskop adalah ruang untuk memicu literasi, terutama bagi generasi muda.

“Film bukanlah majelis sejarah, melainkan medium hiburan yang memicu literasi mendalam. Bioskop adalah ruang untuk men-trigger anak-anak muda menuju literasi yang lebih luas,” ujar Hanung saat konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta, Rabu (22/1).

Hanung juga menjelaskan, film ini dibuat dengan keberanian untuk keluar dari formula film mainstream. Ia ingin menghadirkan tontonan yang menghibur sekaligus bermakna tanpa merasa terbebani ekspektasi industri.

“Film harus entertaining, bukan beban yang membuat filmmaker takut berkarya. Saya ingin menciptakan realitas yang meyakinkan penonton dan memikat mereka untuk memahami budaya dan sejarah dengan cara yang baru,” ujarnya.

Hanung juga menyadari bahwa pendekatan ini mungkin menuai kritik, terutama dari kalangan sejarawan. Namun, ia percaya bahwa sejarah bukan hanya untuk para ahli, melainkan untuk semua orang.

Dalam proses produksi, Hanung memberikan perhatian khusus pada pemilihan aktor muda berbakat seperti Jerome Kurnia dan Nadia Arina. Menurutnya, Jerome memiliki potensi luar biasa yang belum banyak dieksplorasi dalam dunia perfilman.

“Saya tahu Jerome punya kemampuan luar biasa yang belum ter-explore dengan baik. Kami memilih aktor yang mampu membawa cerita ini dengan cara yang autentik dan memikat,” jelasnya.

Konsep film ini juga mengangkat kuliner sebagai elemen penting dalam menyampaikan sejarah. Hanung mengungkapkan bahwa perpaduan ini tidak hanya berbicara tentang makanan, tetapi juga rasa, cerita, dan budaya yang melekat di dalamnya.

“Film ini nggak cuma mengadu soal makanan, tapi ada sesuatu rasa di dalamnya. Saya ingin penonton merasakan keunikan budaya kita melalui pengalaman sinematik yang berbeda,” kata Hanung.

Sebagai seorang sutradara, Hanung berharap “Rahasia Rasa” dapat menjadi inspirasi bagi pembuat film muda untuk terus berkarya dengan ide-ide segar dan berani.

“Semoga anak muda jago bakal bikin film-film selanjutnya ya,” tutup Hanung dengan penuh optimisme. (NVR)

By Editor1