JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dua tahun dipendam, akhirnya Richard Lee mengungkap alasan di balik keputusannya untuk merahasiakan status sebagai mualaf selama dua tahun terakhir.
Dalam pengakuannya, Richard mengungkapkan bahwa ia meminta bantuan dari Ustadz Derry Sulaiman dan Ustadz Felix Siauw untuk menjaga kerahasiaan ini.
“Ada beberapa alasan yang membuat aku selama dua tahun ini memilih untuk menutupi. Sejak awal, aku sudah dibimbing oleh Ustadz Derry dan Ustaz Felix, tetapi aku memang meminta mereka untuk merahasiakan hal ini,” ungkap Richard Lee dalam sebuah wawancara.
Salah satu alasan utama Richard merahasiakan keputusannya untuk memeluk Islam adalah keinginan untuk tidak menyakiti hati keluarganya. Richard yang berasal dari keluarga Kristen Protestan mengaku bahwa ia membutuhkan waktu untuk memberitahukan keluarganya tentang keputusannya ini.
“Alasan pertama karena aku tidak ingin menyakiti hati orang lain, terutama keluargaku yang non-Muslim. Aku harus menjaga perasaan mereka,” jelasnya. Richard merasa penting untuk menjaga hubungan baik dengan keluarganya, dan ia ingin memastikan bahwa keputusannya ini tidak akan menimbulkan konflik atau kesalahpahaman dalam keluarga.
Selain itu, Richard juga menekankan bahwa keputusan untuk memeluk Islam adalah hal yang sangat pribadi baginya, dan ia ingin menjaga agar urusan agama tetap menjadi hubungan pribadi antara dirinya dan Allah SWT. “Aku ingin memastikan bahwa keputusanku ini tidak justru menyakiti orang lain, terutama keluargaku. Karena bagi aku, ini adalah hal yang sangat privat antara aku dengan Allah SWT,” tambah Richard.
Richard juga mengungkapkan bahwa ia tidak ingin keputusan untuk memeluk Islam dianggap sebagai cara untuk mencari ketenaran atau popularitas. Ia bahkan telah mengantisipasi munculnya spekulasi negatif tentang keputusannya ini. “Aku tidak ingin dicap mencari eksistensi atau ketenaran lewat Islam. Aku bahkan pernah bilang ke Ustaz Felix setahun lalu, ‘Aku nggak mau dikenal karena aku Islam atau karena aku mualaf’,” ungkap Richard.
Sebagai seorang dokter kecantikan dan kreator konten, Richard ingin dikenal karena karya dan prestasinya, bukan karena agama yang ia anut. “Aku ingin dikenal karena karya dan prestasiku, bukan karena agama yang aku anut. Buat aku, agama adalah hal yang privat antara aku dan Tuhan,” tegasnya.
Alasan terakhir Richard merahasiakan keislamannya adalah keinginannya untuk memberikan edukasi agama dengan caranya sendiri. Ia merasa konten yang ia buat dapat menjadi sarana dakwah yang efektif bagi masyarakat awam. “Aku ingin memberikan edukasi tentang Islam, ikut berdakwah, tapi dengan cara aku sendiri. Aku bukan ustaz, ilmu agamaku juga masih sangat rendah, jadi aku berusaha menyampaikan dakwah melalui konten bersama teman-teman,” jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi dakwahnya, Richard berperan sebagai seorang non-Muslim yang kritis dalam bertanya mengenai Islam dalam kontennya. “Di dalam konten, aku berperan sebagai orang non-Muslim yang terkesan ngeyel kalau bertanya. Tapi sebenarnya, itu semua bagian dari cara aku menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutupnya./Aly.Foto. Istimewa.
