JAKARTA, AKURATNEWS.co – Satu lagi pendatang baru di kancah musik Indonesia yaitu Fakhira Adhiyaksa (Fafa) merilis singl lagu baru “Cintaku di Istanbul” karya Imaniar dan Jaja.

Putri mantan Menpora Adhyaksa Dauli ini dalam debutnya menggandeng penyanyi Dandy untuk berduet.

Bagi Fakhira, menyanyi adalah hal baru, sehigga perlu belajar lebih dalam dalam teknik vokal sebelum memutuskan untuk rekaman.

” Buak aku nyanyi ini hal baru ya, jadi saya belajar dari nol mendalami teknik vokal ke tante Imaniar sebelum akhirnya memutuskan untuk rekaman. Alhamdulillah hari ini single pertama saya bisa dirilis,” Ujar Fakhira, dalam jumpa pers perilisan single, yang digelar di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (23/11).

Ketika ditanya oleh awak media siapa yang penyanyi yang menginspirasi dan menjadi favoritnya sehingga pingin terjun di dunia tarik suara, Fkhira menjawab.

“Klau penyanyi Indonesia yang menjadi favoritku Glenn Fredly, tapi kalau luar Cold Play,” jawab Fakhira.

Mentor dan sekaligus pencipta lagunya Imaniar mengungkapkan bahwa proses pembuatan lagu, rekaman hingga video klip dibutuhkan waktu sekitar 4 bulan.

“Saya mulai dipertemukan dengan Fakhira, hingga proses mencipta lagu, rekaman dan pembuatan video klip kira-kira 4 bulanan. Pertama kali denger vokal Fakhira yang polos, saya langsung tertantang untk membuat lagu, kemudian liriknya saya mita bantu Jaja yang memang ahli buat lirik romantis,” kata Imaniar.

Lebih lanjut Imaniar menambahkan, “Setelah jadi lagu lalu saya minta diaransemen oleh Teffy Mayne. Terus aku pikir ini lagunya kaaknya cocok untuk duet, maka saya panggil teman saya Dendy pemenang PopStar utk berduat dengan Fakhira, dan hasilnya luar biasa”, lanjut Imaniar.

Dandy selaku rekan duetnyamengaku senang bisa berduet dngan Fakhira, dirinya merasa tertantang untuk megekplor kemamuan vokalnya.

“Vokal Fakhira atau cewek pada umunya kan tinggi ya, kalau cowok rendah, jadi saya merasa tertantang untuk nynyi dengannya, apalagi lagunya modulasinya beda cord, jadi saya mesti menyesuaikan agar lagunya bisa menjadi indah dan romantis sesuai isi liriknya,” kata Dandy.

Sementara sang ayah Adhyaksa Daul mengaku mendukung apa yang dilakukan putri tunggalnya menekuni dunia nyanyi. Meski secara bathin Adhyaksa mengaku lebih senang putrinya berkarir sebagai sutradara.

“Dia itu dulu pinginnya jadi sutradara, aku ndukung banget dia jadi sutradara, tetapi sekarang dia pengin nyanyi, aku malah nggak tau kalau dia bsa nyanyi. Sebagai rang tua ya dukung aja apa kemauan dia. Tapi aku sebenernya dukung dia jadi sutradara, kata Adhyaksa sambil bercanda dengan Fakhira.

Lebih lanjut Adhyaksa mengaku  bahwa lagu Cintaku di Istanbul ini cocok untuk dijadikan soundtrack film.

“Lagu ini sebetulnya cocok untuk jadi sountrack film, makanya aku undang juga Hanung Bramantyountuk hadir disini, semoga nanti kedepan bisa jadi soundtrack film,” tambah Adhyaksa.

Baik Fakhira, Adhyaksa, Dandy, Imaniar maupun  Jaja selaku pembuat lirik berharapagar single Cintaku di Istanbul bisa disukai oleh masyarakat pecinta musik di Indonesia./Erc.

By Editor1