JAKARTA, AKURATNEWS.co – Regulator Australia menyoroti iklan televisi GR Yaris yang dinyatakan melanggar standar periklanan kendaraan bermotor di negara tersebut.

Tayangan itu ditarik dari siaran karena dianggap mempromosikan perilaku mengemudi yang tidak aman, memperpanjang daftar ketegangan antara produsen otomotif asal Jepang tersebut dengan otoritas kepatuhan Australia.

Dilansir dari Carscoops, Kamis, 18 Desember, dalam iklan berdurasi singkat tersebut, GR Yaris digambarkan menembus pedalaman jalan berkerikil dengan gaya mengemudi ala reli.

Sang pengemudi mengenakan helm dan perlengkapan balap, lalu berhenti di restoran cepat saji fiktif bernama Up’n Down Burgers untuk memesan makanan.

Sambil menunggu pesanan selesai, mobil berperforma tinggi itu kembali melaju agresif, bahkan mempertontonkan lompatan dramatis sebelum meluncur di jalan basah menuju area pelabuhan.

Aksi manuver yang menampilkan sistem penggerak semua rodanya, GR-Four, menjadi sorotan utama, ditutup dengan adegan berhenti menyamping di samping GR86 dan GR Corolla.

Visual spektakuler ini justru memancing perhatian regulator Australia. Setelah menerima keluhan terkait dugaan promosi praktik mengemudi berbahaya, otoritas periklanan menyatakan iklan itu melanggar Kode Etik Kamar Industri Otomotif Federal (FCAI).

Regulator menilai, gaya mengemudi dalam tayangan tersebut bila dilakukan di jalan umum hampir pasti melanggar hukum di seluruh negara bagian.

Toyota Australia merespons dengan menegaskan bahwa jajaran GR memiliki DNA motorsport murni, dan iklan tersebut dibuat untuk merepresentasikan gaya mengemudi reli yang fantastis dan tidak realistis di lingkungan tertutup oleh pengendara profesional.

Toyota menekankan bahwa adegan itu bukan ajakan melakukan aksi liar di jalan raya, melainkan menampilkan kemampuan mobil dalam konteks fiksi bergaya.

Meski demikian, regulator memerintahkan penarikan iklan dari siaran televisi dan video tersebut kini tak lagi tayang, meski masih bisa ditemukan di YouTube. Juru bicara Toyota Australia menyatakan bahwa iklan GR Yaris telah dihentikan sementara perusahaan melakukan penyesuaian sesuai arahan Ad Standards.

Kontroversi ini bukan yang pertama. Pada 2021, iklan GR Yaris lain juga dilarang di Australia hanya karena menampilkan sedikit aksi memutar roda saat mobil keluar dari garasi momen singkat yang dinilai mempromosikan perilaku mengemudi berisiko.

Situasi tersebut memperlihatkan betapa ketatnya aturan pemasaran mobil berperforma tinggi di Australia, membuat produsen berada di posisi sulit untuk menonjolkan kemampuan tanpa benar-benar menampilkan performa.F

enomena serupa juga terjadi di Inggris. Pada 2023, Otoritas Standar Periklanan negara itu melarang iklan Toyota Hilux karena dinilai mengajarkan kebiasaan berkendara offroad tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan./Ib.

By Editor1