JAKARTA, AKURATNEWS.co – China menjadi kampiun produsen mobil listrik dunia, dengan puluhan merek dagang yang kini beredar luas di pasar global.

Salah satunya adalah SAIC Motor yang memproduksi beberapa merek mobil sepertiMaxus, Wuling dan lain-lain. SAIC kini  menjadi perusahaan otomotif pertama di negara tersebut yang mencapai total produksi dan penjualan akumulatif 100 juta unit kendaraan.

Melansir IDN Financial dari laporan Xinhua News Agency, SAIC Motor menyerahkan kendaraan ke-100 juta pada Kamis di Shanghai, menandai pencapaian bersejarah sebagai grup otomotif China pertama yang menembus angka tersebut.

Baca Artikel Lainnya: Aki Kering Vs Aki Basah, Mana Lebih Bagus?

Pencapaian ini mencerminkan transformasi besar industri otomotif China selama lebih dari 70 tahun, dari awal yang sederhana hingga menjadi kekuatan global di sektor otomotif.

Xinhua menyebut tonggak ini juga sebagai simbol penting kemajuan “Made in China” di tingkat dunia.

Perusahaan Milik Negara

SAIC Motor Corporation Limited adalah perusahaan otomotif milik negara yang berdiri sejak 1955, bermarkas di Anting, Shanghai, dan tercatat di Bursa Efek Shanghai dengan kode 600104.

Perusahaan ini berada di bawah kendali Shanghai State-owned Assets Supervision and Administration Commission dengan kepemilikan 62,69%.

Baca Artikel Lainnya: Rambah Mobil Listrik, Ferrari Luncurkan Luce

SAIC memproduksi jenis kendaraan penumpang dan komersial, sekaligus bergerak di bidang komponen otomotif, layanan logistik, e-commerce, keuangan otomotif, dan solusi kecerdasan buatan. Perusahaan ini beroperasi di berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, India, Indonesia, Thailand, dan sejumlah negara lainnya.

Brand utama yang dimiliki SAIC mencakup Roewe, MG, Maxus, dan Wuling, di samping kendaraan yang diproduksi melalui usaha patungan dengan Volkswagen dan General Motors.

Baca Artikel Lainnya: Honda Luncurkan Produk Mobil Listrik Barunya Super-One

SAIC pertama kali masuk Fortune Global 500 pada 2004. Pada edisi 2025, perusahaan ini berada di peringkat 138 dengan pendapatan konsolidasi sekitar US$87,2 miliar./Agn.

By Editor1