JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat Webinar: “Perkembangan Teknologi di Era Digital”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Jumat, 19 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Rachel Maryam Sayidina yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua adalah Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI, serta mengundang Rana Rayendra selaku Co-Founder dan CEO Bicara Project, dan Muhammad Riza Nurdin, PhD selaku Peneliti di Asia-Japan Research Institute, Ritsumeikan University.
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Webinar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Webinar tersebut memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan binis; memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Dirjen APTIKA Kementerian Kominfo; mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.
Baca artikel lainnya: Kemenkominfo dan DPR RI Gelar Webinar Angkat Tema ” Peluang dan Tantangan Ekonomi Kreatif
Sesi paparan diawali oleh sambutan dari Ibu Rachel Maryam Sayidina selaku Anggota Komisi I DPR RI. Dalam paparanya mengatakan bahwa,
“Perkembangan teknologi ini tentunya memiliki dua sisi yaitu positif dan negatif. Dampak positif dari perkembangan TIK yaitu kecepatan dan kemudahan komunikasi, mempermudah keseharian seseorang (melakukan transaksi pembayaran, memesan transportasi, dan mencari lokasi), kemudahan mendapatkan informasi, dan kemudahan mendapat hiburan. Kemudahan-kemudahan ini merupakan potensi untuk generasi muda agar lebih produktif dan ikut berkembang di dalamnya. Baiknya, kita sadar dan bisa beradaptasi dalam perkembangan TIK. Semoga webinar hari ini bisa membuka wawasan kita untuk bisa lebih bijak lagi dalam memanfaatkan perkembangan Tik,” papar Rachel Maryam.
Pemaparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI melalui tampilan video. Dalam video tersebut beliau menjelaskan bahwa,
“Pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya panedemic covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakuakan berbagai aktivitas melalui platform digital, kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang baik masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital,” papar Semuel Abrijani.
Pemaparan ketiga disampaikan oleh Rana Rayendra selaku Co-Founder dan CEO Bicara Project. Dalam paparannya beliau menjelaskan,
“Beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk tetap positif di sosial media yaitu mengonsumsi konten baik, mengunggah hal positif, menahan konten negatif, dan tidak mengakses konten illegal. Kita bisa meningkatkan digital skill dengan 3M yaitu mengetahui macam-macam produk digital, menguasai produk digital, dan memanfaatkan produk digital. Teknologi hanyalah sebuah alat, dan manusia adalah penggeraknya. Jadilah manusia yang adaptif dan cakap digital agar tidak termakan oleh teknologi,” papar Rana Rayendra.
Baca artikel lainnya: Matahari Akan Melintasi Diatas Ka’bah 27 dan 28 Mei, Kemenag Imbau Cek Arah Kiblat
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Riza Nurdin, PhD selaku Peneliti di Asia-Japan Research Institute, Ritsumeikan University. Dalam paparannya beliau menjelaskan.
“Beberapa dampak positif dari TIK yaitu pembelajaran dan pengembangan diri, dapat melakukan pekerjaan, kolaborasi dengan kawan, membangun hubungan/relasi, dan peluang kerjaa/bisnis. Dampak positif TIK akibat pandemi COVID-19 kemarin adalah semua menjadi serba online, akselerasi penggunaan & penguasaan teknologi digital, meningkatnya konsumsi dan layanan digital, dan kesempatan lahirnya layanan baru. TIK memiliki banyak manfaat seperti untuk media komunikasi dan informasi, edukasi, hiburan, penunjang kehidupan/gerakan sosial, pendukung kegiatan ekonomi, dan hidup lebih efektif dan efisien. Maka dari itu, TIK harus dimanfaatkan secara positif dengan meminimalisir potensi negatif,” papar Riza Nurdin.
Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan Literasi Digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia./Ib
